KALTIMPOST.ID, TEMANGGUNG - Empat anggota satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia di dalam tenda saat berkemah di kawasan wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, diduga menjadi korban keracunan.
Polisi mengungkapkan ada dua kemungkinan penyebab kematian, yakni keracunan makanan atau paparan gas beracun dari alat masak portable yang digunakan korban.
Korban terdiri dari pasangan suami istri berinisial MAN (52) dan M (43), serta dua anak mereka, AE (16) dan BA (21). Keempatnya ditemukan tak bernyawa di dalam tenda glamping saat petugas melakukan pemeriksaan karena para tamu tak kunjung keluar hingga waktu checkout terlewati.
Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra menjelaskan, hasil pemeriksaan awal dan autopsi mengarah pada dugaan adanya gas karbon monoksida dari proses pembakaran saat barbeque di area tenda.
Kompor portable diketahui berada tepat di bagian depan tenda atau teras tempat korban beristirahat.
Menurut penyidik, asap hasil pembakaran diduga masuk ke dalam tenda berbentuk limas dan terjebak di ruang tertutup. Saat korban tidur dengan kondisi ventilasi dan pintu tenda tertutup rapat, gas tersebut kemungkinan terus terhirup hingga menyebabkan seluruh penghuni tenda meninggal dunia.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kompor portable, sisa makanan, dua kasur, serta sleeping bag yang digunakan korban selama berkemah.
Sementara itu, sampel makanan yang dibawa keluarga tersebut turut diperiksa guna memastikan ada atau tidaknya kandungan berbahaya. Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan visum lengkap untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.
Kasus meninggalnya satu keluarga saat berkemah ini mengejutkan warga Temanggung dan menjadi perhatian publik karena diduga berkaitan dengan bahaya gas karbon monoksida di ruang tertutup.
Sekeluarga Tewas saat Glamping
Liburan keluarga berujung tragedi. Empat anggota keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia saat menginap di area glamping objek wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Rabu (27/5).
Korban terdiri dari pasangan suami istri berinisial MAN (52) dan M (43), serta dua anak mereka, AE (16) dan BA (21). Keempatnya ditemukan tak bernyawa di dalam tenda glamping saat petugas melakukan pemeriksaan karena para tamu tak kunjung keluar hingga waktu checkout terlewati.
Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Komang Mahendra Deputra menjelaskan, keluarga tersebut diketahui mulai menginap sejak Selasa (26/5). Petugas sempat beberapa kali memanggil dari luar tenda sekitar pukul 11.40 WIB, namun tidak mendapat respons.
Karena tidak ada aktivitas mencurigakan hingga sore hari, petugas akhirnya membuka tenda sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itulah empat korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Petugas kemudian melapor ke pihak kepolisian dan langsung dilakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Komang, Kamis (28/5).
Baca Juga: Hadiah Piala Dunia 2026 Tembus Rp11,6 Triliun, Juara Pertama Dapat Rp890 Miliar
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga para korban mengalami keracunan makanan. Dugaan itu mengarah pada bahan makanan yang dibawa sendiri oleh korban selama berkemah.
Di lokasi, petugas menemukan perlengkapan barbeque, termasuk daging dan alat masak portabel. Sampel makanan tersebut kini telah diamankan untuk diuji di laboratorium forensik.
Meski begitu, polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kematian sebelum hasil pemeriksaan laboratorium dan autopsi keluar. Aparat juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada luka atau indikasi kekerasan fisik. Semua masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Jenazah keempat korban saat ini masih berada di RSUD Temanggung untuk proses autopsi dan penyelidikan lanjutan.
Editor : Uways Alqadrie