KALTIMPOST.ID, Lonjakan arus kendaraan menuju wilayah Jabotabek diperkirakan mencapai titik tertinggi pada Minggu malam seiring berakhirnya libur panjang Iduladha 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan di jalan tol, rekayasa lalu lintas berupa contra flow telah dipersiapkan oleh pihak terkait.
Peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur membuat volume kendaraan di sejumlah jalur utama mengalami kenaikan signifikan. Banyak warga memanfaatkan rangkaian hari libur nasional dan akhir pekan untuk bepergian ke luar kota maupun pulang ke kampung halaman.
Berdasarkan pantauan operator jalan tol, jumlah kendaraan yang meninggalkan kawasan Jabotabek selama periode Iduladha tercatat lebih tinggi dibanding lalu lintas normal. Jalur menuju arah timur masih menjadi rute dengan pergerakan kendaraan paling dominan.
Kepadatan terutama terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek dan jalur yang menghubungkan perjalanan ke Trans Jawa serta kawasan Bandung melalui Cipularang. Selain arah timur, peningkatan arus juga terlihat pada jalur menuju Merak dan kawasan wisata Puncak.
Meski sebagian masyarakat telah kembali dari perjalanan, volume kendaraan yang bergerak masuk ke Jabotabek diperkirakan tetap tinggi hingga malam hari. Kondisi tersebut membuat pengelola jalan tol bersama aparat lalu lintas menyiapkan berbagai skenario pengaturan arus.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan contra flow pada titik-titik tertentu apabila kepadatan kendaraan meningkat. Kebijakan ini dilakukan untuk membantu memperlancar perjalanan para pengguna jalan dan mengurangi antrean panjang.
Pihak pengelola jalan tol turut mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta mengikuti perkembangan informasi lalu lintas secara berkala guna menghindari hambatan selama perjalanan arus balik.
Editor : Ilmidza