Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

BPNT Juni 2026 Masih Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima dan Jumlah Bansos yang Masuk

Ilmidza • Minggu, 31 Mei 2026 | 22:12 WIB
Ilustrasi. Warga penerima bantuan sosial mengecek saldo PKH dan BPNT melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saldo masih nol.
Ilustrasi. Warga penerima bantuan sosial mengecek saldo PKH dan BPNT melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saldo masih nol.

KALTIMPOST.ID, Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Juni 2026 masih berlangsung secara bertahap di berbagai daerah. Karena pencairannya tidak dilakukan serentak, masyarakat disarankan mengecek status penerimaan secara mandiri agar mengetahui apakah bantuan sudah masuk atau masih dalam proses.

Pemerintah menyediakan layanan pengecekan bansos secara digital sehingga masyarakat dapat memantau pencairan tanpa harus datang ke kantor terkait. Melalui layanan tersebut, penerima manfaat bisa mengetahui status bantuan sekaligus nominal dana yang disalurkan.

Salah satu cara yang dapat digunakan ialah melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Aplikasi ini tersedia di toko aplikasi ponsel dan memungkinkan pengguna memeriksa data penerima hanya dengan memasukkan identitas yang sesuai.

Sebelum melakukan pengecekan, masyarakat perlu memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP sudah disiapkan. Setelah masuk ke aplikasi atau melakukan pembaruan akun, pengguna dapat mengikuti langkah pencarian data penerima bantuan.

Selain aplikasi, layanan pengecekan juga tersedia melalui laman resmi Kementerian Sosial. Pengguna cukup mengisi data wilayah, nama sesuai identitas, serta kode keamanan yang tertera untuk melihat hasil pencarian.

Jika data penerima terdaftar, sistem akan menampilkan berbagai informasi seperti nama penerima, jenis bantuan yang diterima, periode pencairan, hingga nominal dana sesuai basis data pemerintah.

BPNT tahap kedua 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama periode April sampai Juni dan pencairannya menyesuaikan hasil verifikasi serta pembaruan data di masing-masing daerah.

Pemerintah menegaskan data penerima bansos bersumber dari sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena proses pembaruan dilakukan secara berkala, status penerima bantuan dapat berubah sesuai kondisi sosial dan ekonomi terbaru.

Editor : Ilmidza
#bpnt 2026