KALTIMPOST.ID,SERANG–Aksi premanisme berkedok penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (DC) kembali memakan korban. Tragisnya, kali ini korbannya adalah dua personel Korps Brimob Polda Banten, Bripda FN dan Bripda YSB. Keduanya menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh belasan DC di wilayah Legok, Kota Serang, Banten, pada Selasa (2/6) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengonfirmasi insiden berdarah tersebut. Saat ini, kedua personel yang terluka tengah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Banten.
"Dalam penarikan paksa itu terdapat dua orang korban personel Brimob dan saat ini sudah dirawat. Satu orang terluka di lengan kanan dan satu lagi di kepala. Keduanya sudah mendapatkan transfusi darah," ujar Maruli di Mapolda Banten, Rabu (3/6).
Baca Juga: Persepsi Keliru hingga Ganggu Kamtibmas, Ini Seruan Kapolda soal Medsos
Kronologi Kejadian
Maruli menjelaskan, peristiwa ini bermula pada Selasa sore. Berdasarkan kronologi pihak kepolisian, sekitar 11 orang debt collector terpantau sudah menyebar di wilayah Kota Serang. Mereka memang mengincar dan berencana menarik mobil yang tengah dikendarai oleh kedua anggota Brimob tersebut.
Puncaknya terjadi menjelang tengah malam di kawasan Legok. Adu mulut tidak terhindarkan hingga berujung pada pengeroyokan sepihak oleh para DC terhadap Bripda FN dan Bripda YSB. Warga di sekitar lokasi kejadian yang melihat keributan tersebut sempat berusaha melerai. Namun, para pelaku yang beringas justru nekat membacok kedua korban.
Baca Juga: Vonis Pelaku Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih: 3 Anggota TNI Dihukum 1 hingga 13 Tahun Penjara
Dua Pelaku Berhasil Diringkus
Beruntung, situasi mencekam tersebut segera direspons cepat. Lima personel Brimob lainnya langsung meluncur ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada kedua rekan mereka setelah menerima laporan.
Bersama dengan warga setempat, petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang mencoba kabur. Kejar-kejaran berakhir di dekat Gerbang Tol (GT) Serang Barat.
"Pelaku dikejar ke arah Serang Barat. Dua orang debt collector berhasil ditangkap beserta mobilnya saat mendekati pintu tol," jelas Maruli.
Baca Juga: Kasus Ijazah Palsu Jokowi Naik ke Persidangan: Roy Suryo Sebut Polda Metro Ditekan TermulA
Saat ini, dua pelaku yang tertangkap telah diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu sisa pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.(*)
Editor : Thomas Priyandoko