Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Motif Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui

Uways Alqadrie • Senin, 15 Juni 2026 | 18:19 WIB
Korban GH (70) berusaha melawan saat pelaku mencoba menyeretnya ke dalam mobil di kawasan PIK, Jakarta Utara. Aksi tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial. (Foto tangkapan layar)
Korban GH (70) berusaha melawan saat pelaku mencoba menyeretnya ke dalam mobil di kawasan PIK, Jakarta Utara. Aksi tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial. (Foto tangkapan layar)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kasus percobaan penculikan terhadap seorang lansia di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, akhirnya menemui titik terang. Polisi mengungkap aksi nekat tersebut dipicu persoalan asmara yang tidak mendapat restu.

Korban berinisial GH, 70 tahun, sebelumnya viral di media sosial setelah terekam CCTV berusaha melawan pelaku yang hendak menyeretnya masuk ke dalam mobil saat berolahraga pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada motif pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara.

Baca Juga: Isi 14 Poin Perdamaian Iran-AS: Dana Rekonstruksi Rp5.316 Triliun Disiapkan Negara Arab

“Diduga ada persoalan pribadi dan hubungan yang tidak direstui sehingga memicu aksi tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Senin (15/6).

Dua pelaku masing-masing berinisial CW (31) dan FAP (26) kini telah diamankan aparat kepolisian. Keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami keterlibatan dan perencanaan aksi penculikan itu.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya mobil Toyota Fortuner putih yang digunakan saat kejadian, telepon genggam, obeng, pakaian pelaku, hingga rekaman CCTV di lokasi.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal penculikan dan penganiayaan dalam KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Saat itu korban sedang berjalan kaki untuk olahraga pagi di sekitar lingkungan tempat tinggalnya di kawasan PIK.

Dari rekaman CCTV, terlihat sebuah mobil mengikuti korban sebelum salah satu pelaku turun dan mencoba memaksa korban masuk ke kendaraan.

Namun korban memberikan perlawanan sengit. Meski sudah lanjut usia, GH terus berteriak meminta tolong sambil bergumul dengan pelaku di jalanan.

Baca Juga: Tanda-tanda Pertamax Turun! Konflik AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Turun Tajam

Aksi korban membuat pelaku panik dan akhirnya memilih kabur sebelum berhasil membawa korban pergi dari lokasi.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka-luka ringan. Polisi memastikan kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Editor : Uways Alqadrie
#penculikan kakek di pik #Pantai Indah Kapuk 2 #kriminal jakarta #polda metro jaya