
Ilustrasi Kaltim Post
KALTIMPOST.ID, PALU – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6). Getaran yang terasa kuat memicu kepanikan warga, termasuk pasien dan tenaga medis di Rumah Sakit Samaritan yang bergegas keluar gedung.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 10.27 WIB. Episentrum berada di laut, sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, pada kedalaman 10 kilometer.
Meski dipastikan tidak berpotensi tsunami, guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Tojo Una-Una. Warga memilih meninggalkan bangunan dan mencari tempat yang lebih aman.
Di RS Samaritan, petugas mengevakuasi pasien menggunakan kursi roda maupun tempat tidur menuju area terbuka sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan. Halaman rumah sakit pun dipenuhi pasien, keluarga, dan pengunjung yang menunggu situasi dinyatakan aman.
"Saat gempa terasa, kami langsung berlari keluar karena guncangannya cukup kuat," ujar Salam, salah seorang warga yang berada di rumah sakit saat kejadian.
Hingga laporan ini disusun, petugas masih melakukan pemantauan dan memastikan seluruh pasien berada dalam kondisi aman. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat gempa tersebut.
Editor : Uways Alqadrie