KALTIMPOST.ID, Harapan lulusan SMA yang menantikan pembukaan lowongan kerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tampaknya masih harus bersabar. Meski kebutuhan pegawai baru telah disampaikan pemerintah, proses penerimaan hingga kini belum memasuki tahap pendaftaran.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa pelaksanaan rekrutmen pegawai tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh instansinya. Seluruh proses penerimaan harus mengikuti mekanisme seleksi aparatur sipil negara (ASN) yang diselenggarakan secara nasional.
"Rekrutmen itu nanti dilakukan bersamaan dengan proses penerimaan nasional, tidak dilakukan secara terpisah oleh Bea Cukai," kata Djaka.
Menurutnya, hingga saat ini DJBC masih menunggu kebijakan dan jadwal resmi dari pemerintah terkait pelaksanaan seleksi ASN. Karena itu, masyarakat diminta bersabar hingga ada pengumuman lebih lanjut dari instansi yang berwenang.
Djaka menegaskan bahwa kebutuhan tambahan sumber daya manusia di lingkungan Bea Cukai memang ada, terutama untuk mendukung tugas-tugas operasional di lapangan. Namun, proses pengisian formasi tetap harus mengikuti aturan yang berlaku dalam sistem kepegawaian nasional.
"Kita tidak bisa keluar dari sistem yang sudah ditetapkan pemerintah. Semua harus mengikuti mekanisme yang sama," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah sempat mengungkap rencana pembukaan sekitar 300 lowongan kerja bagi lulusan SMA untuk memperkuat jajaran petugas Bea Cukai. Formasi tersebut diproyeksikan mengisi kebutuhan tenaga teknis yang bertugas langsung dalam pengawasan dan pelayanan kepabeanan di berbagai wilayah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penambahan personel diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan. Karena itu, pemerintah berencana merekrut tenaga baru yang memiliki kemampuan teknis sesuai kebutuhan instansi.
Meski demikian, hingga pertengahan Juni 2026 belum ada jadwal resmi terkait pembukaan pendaftaran maupun rincian persyaratan yang akan diberlakukan. Informasi mengenai tahapan seleksi nantinya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap informasi rekrutmen yang beredar di media sosial dan tidak berasal dari sumber resmi. Sebab, hingga saat ini Bea Cukai belum mengumumkan pembukaan lowongan kerja tahun 2026 untuk lulusan SMA.
Editor : Ilmidza