Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bejat! Kronologi Balita Diperkosa Ayah Kandung hingga Tewas di Kolaka: Karena Video Porno, Akui Pukul dan Sulut dengan Rokok

Almasrifah • Kamis, 18 Juni 2026 | 18:43 WIB
Foto ilustrasi. Kronologi balita tewas diperkosa ayah kandung sendiri di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (15/6/2026).
Foto ilustrasi. Kronologi balita tewas diperkosa ayah kandung sendiri di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (15/6/2026).

KALTIMPOST.ID, Aksi bejat yang tidak bisa diterima akal sehat mengguncang Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

R (22), ayah kandung, diduga tega memperkosa dan menganiaya putrinya sendiri yang masih berusia 3 tahun hingga tewas, Senin (15/6/2026).

Parahnya lagi, perbuatan keji tersebut dikarenakan pelaku sering menonton video pornografi di handphone-nya.

"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena sering menonton video porno yang tersimpan di handphone-nya," ungkap Wakapolres Kolaka Kompol Mochamad Salman, dikutip dari detik.com, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: Buron 16 Bulan, Pelaku Perkosa dan Bunuh Tante di Jeneponto Akhirnya Ditangkap Polisi

Kronologi Balita Tewas Diperkosa Ayah Kandung di Kolaka

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, dugaan pemerkosaan terjadi di rumah pelaku pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.

Saat kejadian, korban diketahui sedang tertidur di dalam rumah.

Pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 07.00 Wita, ibu tiri korban Tenri (29) yang baru pulang dari pasar memandikan korban.

Baca Juga: Tiga Hari Anggota Polres Pacitan Perkosa Tahanan: Aiptu LC Terancam Dipecat, Ini Penyebab Korban Ditahan

Saat dimandikan, korban mendadak menangis dan mengeluhkan rasa sakit. Balita tersebut mengaku kesakitan ketika hendak buang air kecil maupun buang air besar. TN pun memeriksa kondisi korban.

Tak berselang lama, saat diberi makan, korban mengeluarkan bercak darah dan muntah-muntah melalui mulut dan hidung.

Melihat keadaan korban yang semakin memburuk, TN kemudian segera menghubungi suaminya dan meminta agar pulang ke rumah.

Setelah pelaku tiba, korban langsung dilarikan ke puskesmas. Saat mendapat penanganan medis petugas, kondisi korban sudah sangat kritis.

Hingga sekitar pukul 12.00 Wita pada Selasa (16/6/2026), tim medis menyatakan korban tidak dapat diselamatkan. Balita berusia 3 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.

Kematian korban kemudian menimbulkan kecurigaan keluarga. Ibu kandung korban, Hasna, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kolaka dengan laporan polisi Nomor LP/B/99/VI/2026/SPKT/POLRES KOLAKA.

Baca Juga: HP Disita Orang Tua, Foto Syur Bongkar Aksi Bejat Satpam SMP Perkosa Siswi di Pos Jaga

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis, polisi menemukan indikasi kuat bahwa korban tidak hanya mengalami kekerasan seksual, tetapi juga kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Wakapolres Kolaka Kompol Mochamad Salman mengungkapkan, pelaku mengakui pernah melakukan penganiayaan terhadap korban sebelum meninggal dunia.

“Selain melakukan pemerkosaan, pelaku pernah memukul dan menyulut api rokok pada beberapa bagian tubuh korban,” ujar Salman, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: Edan! Menantu Perkosa Mertua di Gowa, Dibekuk Polisi saat Sembunyi di Plafon

Salman merinci, luka yang ditemukan meliputi memar pada telinga kiri, hidung, dan punggung korban. Selain itu, terdapat luka terkelupas pada bagian dada sebelah kiri.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak dan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian.

Pelaku terancam hukuman berat sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak serta peraturan perundang-undangan yang mengatur tindak pidana kekerasan seksual. (*)

Editor : Almasrifah
#Kronologi Balita Tewas Diperkosa Ayah Kandung #Kolaka #pemerkosaan #kekerasan seksual #video porno