Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kronologi Lengkap Wanita Bandung Hilang 3 Tahun, Ditemukan Buta dan Luka Parah Diduga Disekap Pacar

Uways Alqadrie • Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:17 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, BANDUNG – Misteri hilangnya seorang perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, selama hampir tiga tahun akhirnya terungkap. Namun, kepulangan perempuan berinisial YTT (29) itu justru meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan harus menjalani perawatan intensif setelah diduga menjadi korban penyekapan serta penganiayaan yang dilakukan oleh pria yang selama ini diketahui sebagai kekasihnya.

Berdasarkan penuturan keluarga, awal mula peristiwa bermula pada 2023. Saat itu YTT berkenalan dengan seorang pria berinisial TH dalam sebuah acara konser di Bandung. Hubungan keduanya kemudian berlanjut menjadi asmara.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Hajar Australia 2-0 Segel Tiket 32 Besar Bersama Meksiko

Tidak lama setelah menjalin hubungan, komunikasi korban dengan keluarga mulai berubah. Perempuan yang sebelumnya rutin pulang ke rumah setiap pekan mendadak sulit dihubungi. Telepon dan pesan yang dikirim keluarga jarang mendapat respons.

Beberapa waktu kemudian, korban benar-benar hilang kontak. Keluarga yang merasa curiga berupaya mencari keberadaannya ke sejumlah lokasi, termasuk menyebarkan informasi melalui media sosial. Namun seluruh upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Selama bertahun-tahun keluarga memperoleh informasi bahwa korban sedang bekerja di Jakarta. Informasi itu membuat keluarga percaya korban masih dalam kondisi baik meski tidak pernah berkomunikasi secara langsung.

Belakangan diketahui kabar tersebut diduga hanya alibi untuk menutupi keberadaan korban yang disebut-sebut tidak diperbolehkan memegang telepon seluler maupun berhubungan dengan keluarganya.

Titik terang muncul pada 10 Juni 2026. Keluarga menerima kabar bahwa YTT berada di rumah sakit dalam kondisi kritis setelah sebelumnya dibawa dari sebuah rumah kontrakan di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung.

Korban sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit setempat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung karena luka yang dideritanya cukup serius.

Saat keluarga tiba di rumah sakit, mereka dibuat syok melihat kondisi korban. YTT mengalami luka berat pada bagian kepala dan wajah, gangguan penglihatan hingga tidak dapat melihat normal, kesulitan berbicara, serta tidak mampu berjalan.

Dari keterangan yang diperoleh keluarga, korban diduga mengalami kekerasan berulang selama bertahun-tahun. Dugaan penyekapan juga menguat setelah korban mengaku kerap dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Jawa Barat pada 12 Juni 2026. Polisi saat ini masih memburu TH yang diduga terlibat dalam penyekapan dan penganiayaan terhadap korban.

Baca Juga: Dokter Tifa Gunakan Kursi Roda Usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Refly Harun Beberkan Penyebabnya

Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami seluruh rangkaian kejadian sejak korban hilang kontak pada 2023 hingga ditemukan dalam kondisi luka berat pada pertengahan Juni 2026.

Keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan korban lainnya di kemudian hari.

Editor : Uways Alqadrie
#kriminal Bandung #penculikan perempuan di Bandung #KDM #Polresta Bandung #polda jabar