KALTIMPOST.ID - Dua pria ditemukan meninggal dunia di sebuah saluran air di kawasan Jalan Mustikajaya, Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/6). Polisi telah mengamankan empat orang yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut dan saat ini masih menyelidiki motif di balik kejadian yang menghebohkan warga setempat.
Video penemuan kedua jasad itu sebelumnya beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik. Dalam rekaman yang viral tersebut, terlihat dua pria berada di dalam saluran air dengan posisi telungkup. Beredarnya video itu memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan bahwa kedua korban merupakan korban aksi pembegalan.
Polisi Amankan Empat Orang Terkait Kasus Penemuan Jasad
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Andi M Iqbal, membenarkan adanya penemuan dua jenazah di wilayah Mustikajaya. Polisi segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait temuan tersebut.
Dalam proses penyelidikan awal, aparat berhasil mengamankan empat orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut. Namun hingga kini, kepolisian belum mengungkap identitas para terduga pelaku maupun kronologi lengkap yang menyebabkan dua korban meninggal dunia.
AKBP Andi M Iqbal mengatakan, "Benar, korbannya dua orang." Pernyataan tersebut dilansir dari CNN, Sabtu (20/6).
"Pelaku empat orang sudah kami amankan," lanjut kata AKBP Andi M Iqbal.
Dugaan Begal Masih Dalam Tahap Pendalaman
Meski beredar informasi yang mengaitkan peristiwa ini dengan aksi pembegalan, kepolisian belum dapat memastikan motif sebenarnya. Penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti guna mengungkap latar belakang kejadian secara utuh.
Polisi menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih terbuka dan akan ditelusuri lebih lanjut melalui proses penyidikan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Terkait dugaan pembegalan yang beredar di media sosial, AKBP Andi M Iqbal menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Untuk motifnya masih kami selidiki, apakah begal atau apa," ujarnya.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi berupaya mengungkap penyebab kematian kedua korban sekaligus memastikan peran empat orang yang telah diamankan dalam kasus tersebut.***
Editor : Dwi Puspitarini