KALTIMPOST.ID, BALI – Aksi sekelompok mahsiswi yang mengerjakan tugas kuliah di sebuah coffee shop di kawasan Renon, Bali, menjadi viral di media sosial.
Mereka menjadi sorotan setelah kedapatan membawa dua printer ke dalam sebuah coffee shop dan menggunakan beberapa meja sekaligus untuk menyelesaikan tugas. Astaga!
Peristiwa tersebut pertama kali ramai diperbincangkan melalui unggahan di platform Threads.
Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah mahasiswi sedang bekerja dengan perangkat laptop dan printer layaknya berada di ruang kerja atau tempat fotokopi. Ya memang bener sih work from cafe, tapi nggak juga sampai gitu kali.
Baca Juga: Dokter Tifa Dirawat di RS Polri karena GERD, Roy Suryo Ikut Rawat Inap Usai Diperiksa
"Ini gue barusan banget nemu grup bawa printer-printernya ke coffee shop!" tulis akun Threads @__iaro dalam unggahan yang viral pada Jumat (19/6/2026).
Unggahan lain dari akun @aall.ffi turut mengungkap detail kejadian tersebut. Menurutnya, kelompok mahasiswa itu membawa dua unit printer dan menempati tiga meja yang memiliki akses colokan listrik.
"Ini konteksnya gimana ya dijadiin fotocopy sama anak-anak kuliahan boleh atau nggak sih? Sampai bawa dua biji printer dan mereka tadi ngomong, 'Bengkak tagihan listrik di sini,' sambil tertawa-tawa," tulisnya.
Baca Juga: Jaksa Ungkap Penyimpangan Rp2,13 Miliar di KONI Samarinda, Tiga Terdakwa Dituntut Beragam
Pemilik unggahan juga menyebut aktivitas mencetak dokumen berlangsung cukup lama hingga printer terus mengeluarkan suara yang mengganggu kenyamanan pengunjung lain.
"FYI mereka mengambil tiga meja yang ada colokannya, dari tadi bunyi printernya," lanjutnya.
Ditegur Pengunjung Lain
Menurut pengakuan pemilik utas, perilaku kelompok mahasiswa tersebut sempat mendapat teguran dari pelanggan lain yang merasa terganggu.
"Mereka sudah ditegur tadi sama ibu-ibu, soalnya muka ibunya kayak muak gitu pas ke toilet," tulisnya.
Setelah unggahan itu viral dan menuai ribuan komentar, pihak mahasiswa yang bersangkutan disebut telah menyampaikan permintaan maaf melalui perantara.
"Yang bersangkutan sendiri sudah minta maaf (walau lewat perantara), semoga memang jadi pelajaran buat dia, bukan cuma formalitas," tulis pemilik akun dalam pembaruan unggahannya.
Baca Juga: Ben Gvir Serukan Bakar Lebanon Usai 4 Tentara Israel Tewas, Dunia Internasional Mengecam
Warganet Soroti Etika Menggunakan Fasilitas Coffee Shop
Kasus ini memicu perdebatan di media sosial terkait etika menggunakan fasilitas coffee shop sebagai tempat belajar maupun bekerja.
Banyak warganet menilai penggunaan printer dan penguasaan beberapa meja sekaligus dianggap berlebihan, terlebih jika tidak sebanding dengan transaksi yang dilakukan.
Sebagian pengguna media sosial juga mengkhawatirkan kejadian serupa dapat berdampak pada kebijakan coffee shop terhadap pelanggan yang bekerja jarak jauh atau mengerjakan tugas di kafe.
Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 17 ribu tanda suka dan lebih dari 3.000 komentar, menjadikannya salah satu topik yang ramai diperbincangkan warganet dalam beberapa hari terakhir.(*)
Editor : Thomas Priyandoko