KALTIMPOST.ID – Sejumlah program bantuan sosial (bansos) masih terus disalurkan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah. Tidak hanya PKH dan BPNT, sejumlah bansos lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Atensi YAPI, BLT Dana Desa, hingga bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng juga masih berjalan.
Namun, jadwal pencairan tidak seragam. Perbedaan waktu dipengaruhi oleh validasi data penerima, kesiapan pemerintah daerah, hingga distribusi logistik. Akibatnya, ada KPM yang sudah menerima bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu giliran.
PKH dan BPNT Susulan Tahap 2
Penyaluran PKH dan BPNT susulan tahap kedua masih berlangsung melalui bank penyalur resmi: BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. KPM yang belum menerima bantuan tetap berpeluang cair, selama proses administrasi di wilayahnya belum rampung.
Selain itu, pemerintah juga melakukan validasi bagi calon penerima baru. Proses ini membuat sebagian masyarakat harus menunggu hingga verifikasi selesai.
Mekanisme Penyaluran KPM Baru
Bagi penerima baru, penyaluran dilakukan melalui dua jalur:
-
Wilayah 3T: bantuan disalurkan lewat PT Pos Indonesia.
-
Wilayah dengan akses perbankan: pencairan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sistem ini diterapkan agar distribusi sesuai kondisi geografis masing-masing daerah.
Program Lain yang Masih Berjalan
-
PIP: peserta didik diminta berkoordinasi dengan sekolah untuk memastikan status pencairan.
-
Atensi YAPI: bantuan bagi anak yatim/piatu masih berjalan, meski ada kendala teknis di beberapa daerah.
-
Bantuan pangan: berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng, disalurkan bertahap sesuai kesiapan logistik.
-
BLT Dana Desa: pencairan bergantung pada kesiapan administrasi desa masing-masing.
Bantuan yang Belum Disalurkan
Beberapa program belum memasuki tahap pencairan, seperti BLT Kesra dan bantuan penebalan tunai. Pemerintah mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap informasi palsu yang menyebutkan bantuan tersebut sudah cair.
Imbauan untuk KPM
KPM dengan status Standing Instruction (SI) diminta rutin mengecek saldo KKS. Sementara penerima dengan status Surat Perintah Membayar (SPM) masih perlu menunggu proses berikutnya.
Wilayah yang diimbau rutin cek saldo KKS antara lain: Banjarnegara, Pandeglang, Mamuju Tengah, Halmahera Tengah, Sumbawa, Pulau Taliabu, Serang, Donggala, Buton, dan Minahasa Utara.
Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, pendamping sosial, sekolah, desa, maupun bank penyalur agar tidak ketinggalan kabar terbaru.