KALTIMPOST.ID, WhatsApp menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon. Melalui fitur username, pengguna nantinya cukup memberikan nama pengguna (username) kepada orang lain agar dapat memulai percakapan.
Kehadiran fitur ini menjadi salah satu pembaruan yang dinantikan karena memberikan perlindungan privasi yang lebih baik, terutama saat berinteraksi dengan orang yang baru dikenal atau dalam komunitas.
Chat Lebih Praktis Tanpa Nomor Telepon
Dengan sistem username, pengguna tidak perlu lagi membagikan nomor ponsel untuk saling terhubung di WhatsApp. Cukup mencari atau membagikan username, pengguna lain sudah bisa menemukan akun dan memulai percakapan.
Meski demikian, nomor telepon tetap digunakan sebagai identitas utama saat membuat akun WhatsApp. Fitur username hanya menjadi alternatif agar nomor pribadi tidak selalu terlihat oleh pengguna lain.
Ada Aturan dalam Membuat Username
WhatsApp menetapkan sejumlah ketentuan bagi pengguna yang ingin membuat username.
Beberapa aturan yang harus dipenuhi antara lain:
- Username harus unik dan tidak boleh sama dengan pengguna lain.
- Tidak boleh diawali dengan "www.".
- Tidak boleh diakhiri dengan nama domain seperti ".com".
- Hanya dapat menggunakan kombinasi huruf, angka, titik, dan garis bawah (underscore).
- Tidak boleh menggunakan karakter atau simbol yang tidak diizinkan.
Apabila username yang dipilih sudah digunakan orang lain, pengguna harus membuat nama yang berbeda.
Privasi Pengguna Lebih Terjaga
Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan privasi pengguna. Saat seseorang menghubungi akun melalui username, nomor telepon tidak akan langsung ditampilkan sehingga informasi pribadi menjadi lebih terlindungi.
Fitur tersebut juga dinilai memudahkan komunikasi di grup, komunitas, maupun transaksi bisnis yang mengharuskan pengguna berinteraksi dengan banyak orang tanpa harus membagikan nomor telepon pribadi.
Masih Diluncurkan Bertahap
Saat ini fitur username masih dalam tahap pengembangan dan mulai digulirkan secara bertahap. Belum semua pengguna WhatsApp dapat mengaksesnya.
Pengguna disarankan memperbarui aplikasi ke versi terbaru secara berkala agar dapat segera menikmati fitur tersebut ketika resmi tersedia di perangkat masing-masing.
Editor : Ilmidza