KALTIMPOST.ID, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan tingginya minat masyarakat terhadap program lowongan kerja yang dibuka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dalam sehari sejak pendaftaran dibuka, jumlah pelamar telah menembus lebih dari 100 ribu orang.
Padahal, pemerintah hanya menyediakan 2.843 posisi kerja melalui program padat karya yang ditujukan sebagai bantalan sosial di tengah tekanan ekonomi. Seluruh lowongan tersebut diperuntukkan bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.
Pramono mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat akan sebesar itu. Menurutnya, membludaknya jumlah pelamar menjadi gambaran bahwa kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan masih sangat tinggi.
Syarat Pendaftaran Hanya Ber-KTP Jakarta
Program padat karya ini memberikan persyaratan yang relatif sederhana. Pelamar hanya diwajibkan memiliki KTP DKI Jakarta tanpa ketentuan jenjang pendidikan tertentu, baik lulusan SD, SMP, maupun SMA. Kebijakan tersebut diambil agar kesempatan bekerja dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
Selain itu, para pekerja yang lolos seleksi akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta. Program ini juga dirancang sebagai langkah pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran.
Pemprov Kaji Penambahan Kesempatan Kerja
Melihat tingginya jumlah pendaftar, Pramono menyatakan pihaknya akan berdiskusi dengan jajaran di Balai Kota untuk mencari kemungkinan membuka peluang kerja tambahan bagi masyarakat.
Menurutnya, semakin banyak warga yang memperoleh pekerjaan, semakin besar pula dampak positif terhadap kondisi sosial dan ekonomi di Jakarta. Pemerintah berharap program ini dapat membantu mengurangi keresahan masyarakat akibat sulitnya memperoleh pekerjaan.
Editor : Ilmidza