Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemerintah Sediakan 300 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi 2026, Lulusan SMA/SMK Berkesempatan Ikut

Ilmidza • Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:27 WIB
Ilustrasi program magang.
Ilustrasi program magang.

KALTIMPOST.ID, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas Program Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 dengan menyediakan 300 ribu kuota bagi masyarakat. Program ini menyasar lulusan SMA, SMK, dan sederajat agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan penambahan kuota dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

"Kami memperluas jangkauan Program Pelatihan Vokasi Nasional agar semakin banyak masyarakat memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja," ujar Yassierli.

Peserta Mendapat Berbagai Fasilitas

Seluruh peserta akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi secara gratis di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) maupun lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan Kemnaker.

Selain memperoleh materi pelatihan, peserta juga akan mendapatkan sejumlah fasilitas, seperti uang saku atau bantuan transportasi, konsumsi selama pelatihan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, hingga sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi bagi peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi.

Syarat Mengikuti Pelatihan

Masyarakat yang ingin mendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:

Setiap program pelatihan juga dapat memiliki persyaratan tambahan sesuai bidang keahlian yang dipilih.

Disiapkan Sesuai Kebutuhan Industri

Program Pelatihan Vokasi Nasional menawarkan berbagai bidang keahlian, seperti teknologi informasi, otomotif, manufaktur, pariwisata, konstruksi, hingga kewirausahaan. Kurikulum yang diberikan disusun agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang lebih siap digunakan di dunia kerja.

"Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten sekaligus membantu menekan angka pengangguran," kata Yassierli.

Melalui penambahan kuota menjadi 300 ribu peserta, pemerintah berharap semakin banyak lulusan SMA/SMK yang memiliki keterampilan, memperoleh sertifikasi kompetensi, dan lebih mudah bersaing di pasar kerja.

Editor : Ilmidza
#program magang #program magang fresh graduate