Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mendikdasmen Ungkap Skema Baru MBG, Penerima Akan Lebih Selektif dan Melibatkan Kantin Sekolah?

Ilmidza • Senin, 6 Juli 2026 | 15:18 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

KALTIMPOST.ID, Pemerintah berencana mengubah skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memfokuskan penerimanya kepada siswa yang benar-benar membutuhkan. Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program.

Menurut Abdul Mu'ti, keputusan tersebut telah disepakati dalam rapat koordinasi pemerintah. Ke depan, bantuan makanan bergizi tidak lagi diberikan secara merata kepada seluruh peserta didik, melainkan diprioritaskan bagi kelompok yang dinilai paling memerlukan.

"Keputusan dalam rapat tingkat menteri adalah program MBG nantinya diprioritaskan bagi siswa yang membutuhkan," ujar Abdul Mu'ti.

Skema Penyaluran Masih Dimatangkan

Meski arah kebijakannya sudah ditetapkan, pemerintah masih menyusun mekanisme pelaksanaan agar penyaluran bantuan dapat berlangsung tepat sasaran.

Kemendikdasmen saat ini terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan program. Pembahasan difokuskan pada penentuan kriteria penerima serta sistem distribusi makanan bergizi di sekolah.

Rencana Libatkan Kantin Sekolah Masih Dikaji

Selain membahas sasaran penerima, pemerintah juga masih mengevaluasi kemungkinan melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan MBG.

Namun, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan final mengenai skema tersebut. Seluruh usulan masih berada pada tahap pembahasan dan akan diputuskan setelah proses kajian selesai.

"Belum ada keputusan mengenai keterlibatan kantin sekolah karena masih terus dibahas bersama Badan Gizi Nasional," jelasnya.

Diharapkan Lebih Tepat Sasaran

Dengan memprioritaskan siswa yang membutuhkan, pemerintah berharap manfaat Program MBG dapat dirasakan secara lebih optimal. Langkah ini juga dinilai dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik yang paling memerlukan.

Selain mendukung kesehatan anak, program ini diharapkan ikut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Editor : Ilmidza
#program MBG 2026