KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima kunjungan audiensi dari jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/7) siang. Pertemuan strategis ini digelar khusus untuk membahas langkah-langkah pencegahan korupsi, utamanya dalam pelaksanaan program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari kajian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK terkait tata kelola program MBG.
Baca Juga: Korupsi Proyek Pabrik Gula Assembagoes Rp645 M Terbongkar, Eks Dirut PTPN XI Jadi Tersangka
"Siang tadi, KPK menerima audiensi dari jajaran BGN untuk membahas berbagai hal, khususnya pada aspek pencegahan korupsi. Terlebih sebelumnya KPK melalui Direktorat Monitoring juga telah menyampaikan hasil kajian dan rekomendasi perbaikan terkait tata kelola pada program Makan Bergizi Gratis," kata Budi kepada awak media.
Dalam pertemuan tersebut, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin, membeberkan bahwa pihaknya telah menyodorkan sepuluh poin rekomendasi kepada BGN agar program tersebut berjalan akuntabel dan bebas dari celah rasuah. Di sisi lain, pihak BGN juga memaparkan rencana kerja dan mitigasi mereka ke depan.
Baca Juga: PLN Dampingi Pelaku Usaha di Desa Saing Prupuk, UMKM Berkembang lewat Fotografi Produk
"Hari ini BGN menyampaikan rencana aksi yang akan dilakukan. Dan nanti tentunya kami dari Kedeputian Pencegahan Monitoring akan melakukan pengawasan, pendampingan, dan monitoring atas pelaksanaan rencana aksi tersebut," tegas Aminuddin.
Isyaratkan Kerja Sama
Pantauan di lokasi, rombongan BGN yang dipimpin langsung oleh Kepala BGN, Nanik S. Deyang, tiba di markas komisi antirasuah sekitar pukul 10.34 WIB. Nanik tampak didampingi oleh dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono.
Agustina dan Trenggono tiba lebih awal dengan menumpangi mobil Toyota Alphard hitam. Keduanya enggan memberikan komentar banyak kepada media dan hanya melempar senyum saat memasuki gedung.
Sementara itu, Kepala BGN Nanik S. Deyang yang datang tak lama setelahnya menggunakan Toyota Alphard putih, sempat memberikan sedikit bocoran mengenai maksud kedatangan lembaga baru tersebut. Ia mengisyaratkan adanya kolaborasi formal yang akan dijalin bersama KPK.
"Ada kerja sama, kerja sama," ujar Nanik singkat saat dikonfirmasi mengenai agenda utama kedatangannya sebelum memasuki ruang pertemuan.
Dengan adanya pengawalan ketat dari KPK sejak dini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis yang menyasar masyarakat luas ini dapat terealisasi dengan tepat sasaran, transparan, dan minim potensi penyimpangan anggaran.(*)
Editor : Thomas Priyandoko