Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

​Lulusan SMA-SMK Bakal Bisa Ikut Magang Nasional? Ini Penjelasan Menaker

Ilmidza • Selasa, 7 Juli 2026 | 19:45 WIB
Menaker Yassierli.
Menaker Yassierli.

KALTIMPOST.ID, Program Magang Nasional yang saat ini berjalan diusulkan untuk memperluas jangkauannya agar bisa diikuti oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Usulan ini muncul didasari atas perlunya pemerataan kesempatan bagi para lulusan sekolah menengah, khususnya mereka yang berada di wilayah terpencil dengan akses industri yang minim. Selama ini, program tersebut hanya memprioritaskan lulusan baru dari jenjang sarjana dan diploma, yang mana para pesertanya berhak mendapatkan uang saku bulanan sesuai standar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK).

​Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Surya Utama, yang akrab disapa Uya Kuya, selaku Anggota Komisi IX DPR RI. Dalam rapat kerja yang digelar bersama Kementerian Ketenagakerjaan di Gedung DPR, Jakarta pada Senin (6/7/2026), ia mempertanyakan strategi Kemnaker dalam memastikan asas keadilan program agar bisa dirasakan oleh seluruh lulusan SMA/SMK di tanah air, termasuk di daerah-daerah yang minim ekosistem industri.

​Merespons masukan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan akan meninjau ulang regulasi yang ada terlebih dahulu. Jika payung hukumnya memungkinkan, perluasan kepesertaan untuk lulusan sekolah menengah ini rencananya bakal diimplementasikan mulai angkatan ketiga. Sebagai informasi, program Magang Nasional saat ini tengah dalam proses persiapan untuk angkatan kedua.

​Lebih lanjut, Yassierli memaparkan bahwa terdapat perbedaan mendasar pada kebutuhan kompetensi antara lulusan sekolah menengah dengan lulusan perguruan tinggi. Berdasarkan pemetaan awal kementerian, kelompok lulusan SMA dan SMK dinilai lebih membutuhkan program sertifikasi keahlian, sedangkan para lulusan universitas atau diploma lebih memerlukan pengenalan langsung dan pengalaman kerja (work exposure).

​Kendati demikian, Menaker menegaskan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi usulan dari parlemen tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk melakukan kajian mendalam demi memastikan bahwa para lulusan SMA dan SMK di berbagai daerah di Indonesia bisa memperoleh kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi yang setara.

Editor : Ilmidza
#Maganghub Kemnaker #program magang