Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bansos Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih, Ini Penjelasan Terbaru dari Mensos

Dwi Puspitarini • Kamis, 16 Juli 2026 | 05:29 WIB
Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan skema penyaluran bansos lewat Kopdes Merah Putih yang ditargetkan mulai diuji coba pada Agustus 2026.

KALTIMPOST.ID - Pemerintah mulai menyiapkan bansos lewat Kopdes Merah Putih sebagai salah satu skema baru dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Rencana tersebut tengah dikonsolidasikan oleh pemerintah sebelum diterapkan secara lebih luas.

Melalui skema bansos lewat Kopdes Merah Putih, pemerintah berharap proses penyaluran bantuan menjadi lebih dekat dengan masyarakat desa. Koperasi Desa Merah Putih nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari layanan publik di tingkat desa.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan persiapan kebijakan bansos lewat Kopdes Merah Putih saat ini masih berlangsung. Pemerintah juga telah memulai uji coba di sejumlah daerah sebelum implementasi secara nasional.

"Ya lagi dikonsolidasikan," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditemui di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026), dilansir dari Kompas.com, Kamis (16/7/2026).

Penyaluran Bansos Akan Memanfaatkan Gerai di Kopdes Merah Putih

Menurut Gus Ipul, selama ini Kementerian Sosial menyalurkan dua program bantuan sosial utama, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), melalui mekanisme transfer.

Ke depan, pemerintah ingin memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Koperasi Desa Merah Putih, termasuk gerai layanan yang bekerja sama dengan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan melalui koperasi desa.

"Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes-Kopdes, karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari Bank Himbara," ujar Gus Ipul.

Pemerintah Bidik Implementasi Mulai Agustus 2026

Gus Ipul menjelaskan koordinasi lintas kementerian dan lembaga masih terus dilakukan. Selain itu, pemerintah juga tengah menguji kesiapan sistem di sejumlah wilayah sebagai bagian dari tahap awal pelaksanaan.

Apabila seluruh kebutuhan telah terpenuhi, pemerintah menargetkan implementasi penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih dapat dimulai pada Agustus 2026.

Menurut Gus Ipul, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Menurut saya, arahan Presiden cukup jelas dan insya Allah ini nanti kalau sudah memang semuanya siap ya, infrastrukturnya siap, sumber daya manusianya siap, komoditasnya siap, Koperasi Merah Putih," kata Gus Ipul.

Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dirancang bukan hanya sebagai tempat penyaluran bantuan sosial. Koperasi tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa.

Fasilitas yang akan tersedia meliputi toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga gudang penyimpanan hasil pertanian dan perikanan. Pemerintah berharap keberadaan koperasi mampu memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa sekaligus meningkatkan pendapatan para petani, peternak, dan nelayan.

"Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar 223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa. Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar 202 triliun di petani peternak dan nelayan," ujar Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Koperasi, Minggu (12/7/2026), dilansir dari Kompas.com, Kamis (16/7/2026).***

Editor : Dwi Puspitarini
Sumber : kompas.com
PKH dan BPNT penyaluran bansos bansos gus ipul Kopdes Merah Putih