Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jumlah PNS Menyusut, Kepala BKN Minta Pemerintah Tambah Kuota

Ilmidza • Kamis, 16 Juli 2026 | 18:31 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh.

KALTIMPOST.ID, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyoroti ketimpangan yang kian melebar antara jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Indonesia. Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan kekhawatirannya atas tren penurunan jumlah PNS yang konsisten terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Sebaliknya, pada periode yang sama, jumlah PPPK justru mengalami lonjakan yang sangat masif.

​Kondisi minus growth atau pertumbuhan negatif pada sektor PNS ini dinilai mengkhawatirkan. Menurut Zudan, pemerintah tidak bisa membiarkan penurunan ini terus berlanjut dan harus segera mengambil langkah taktis untuk menambah kembali formasi PNS guna menjaga keseimbangan komposisi aparatur negara.

​"Ini perlu kita menambah jumlah PNS kita karena pertumbuhan PNS kita minus growth," ujar Zudan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR pertengahan Juli 2026.

​Pergeseran Angka yang Signifikan

​Zudan kemudian memaparkan rincian data untuk memperlihatkan seberapa timpang pergeseran postur Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini jika dibandingkan dengan beberapa tahun ke belakang:

​Dampak Terhadap Postur ASN Secara Keseluruhan

​Meski jumlah PNS mengalami penurunan yang cukup drastis, pertumbuhan luar biasa dari sektor PPPK (baik penuh waktu maupun paruh waktu) membuat total keseluruhan ASN di Indonesia membengkak secara signifikan.

​Jika pada tahun 2022 total ASN di Indonesia tercatat sebanyak 4.254.579 orang, maka per 1 Juli 2026 angka tersebut melesat hingga menyentuh 6.776.871 orang.

​Kendati total aparatur negara secara keseluruhan bertambah, Zudan mengingatkan bahwa komposisi internal ASN harus tetap dicermati dengan saksama. Pemerintah diharapkan tidak menutup mata terhadap fenomena hilangnya ratusan ribu PNS dalam lima tahun terakhir demi menjaga stabilitas dan struktur jangka panjang birokrasi Indonesia.

Editor : Ilmidza
CPNS 2026 Kepala BKN Zudan Arif