​Warga Daerah ini Bersiap! Megaproyek Blok Masela Bakal Buka Lowongan 12 Ribu Pekerja

Ilmidza • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 20:34 WIB
Ilustrasi lowongan kerja.
Ilustrasi lowongan kerja.

KALTIMPOST.ID, ​Pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, resmi dimulai (groundbreaking) pada Kamis (16/7/2026). Proyek kilang gas alam cair (LNG) laut dalam terbesar di Indonesia ini diproyeksikan membawa dampak ekonomi yang masif, baik dari sisi penerimaan negara maupun pembukaan lapangan kerja.

Dampak Ekonomi dan Fiskal bagi Indonesia

​Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa proyek strategis ini akan menyumbang pemasukan yang sangat besar bagi kas negara sepanjang masa konstruksi hingga operasionalnya:

Penyerapan Tenaga Kerja Skala Besar

​Dari sektor ketenagakerjaan, megaproyek ini menjadi angin segar bagi penyerapan tenaga kerja di dalam negeri:

Tonggak Sejarah Energi Regional

​CEO Inpex Corporation, Takayuki Ueda, menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Presiden RI, Menteri ESDM, serta pemerintah daerah atas kelancaran kolaborasi ini. Dengan kapasitas produksi mencapai 9,5 MMTPA LNG per tahun, Blok Masela dirancang untuk menjadi pilar pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan.

​Tidak hanya menyokong kebutuhan energi domestik, output dari proyek ini juga diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan energi di Jepang serta kawasan Indo-Pasifik.

Sekilas Tentang Blok Masela:

Lapangan Abadi Blok Masela adalah sumber gas laut dalam dengan cadangan terbesar di Indonesia. Berlokasi di Laut Arafura (160 km lepas pantai Pulau Yamdena) dengan kedalaman 400–800 meter. Kontrak bagi hasil (PSC) proyek ini berlaku hingga tahun 2055 dan ditargetkan memproduksi:

  • ​9,5 MMTPA LNG (juta metrik ton per tahun).
  • ​150 MMSCFD gas pipa (juta kaki kubik standar per hari).
  • ​35.000 barel kondensat per hari.
Editor : Ilmidza
lowongan kerja