KALTIMPOST.ID, BANDUNG – Setelah sempat dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban penculikan oleh mantan kekasihnya, Meila Nurpadilah (23) akhirnya kembali ke pelukan keluarganya di Kabupaten Bandung Barat.
Korban tiba di rumahnya di wilayah Rancapanggung, Kecamatan Cililin, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kepulangan Meila disambut lega oleh keluarga yang sejak beberapa hari terakhir terus menanti kabarnya.
Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi Zainal Hidayat, membenarkan bahwa korban telah dipulangkan dalam keadaan selamat.
"Hari ini korban sudah kembali ke keluarganya. Alhamdulillah kondisinya selamat," ujarnya.
Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka fisik, Meila diketahui masih mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa yang dialaminya.
Karena itu, kepolisian berencana mengajukan pendampingan psikologis agar kondisi mental korban dapat segera pulih sebelum proses pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.
Menurut polisi, pemeriksaan terhadap korban belum dapat dilakukan secara menyeluruh mengingat kondisinya masih belum stabil. Penyidik akan menunggu hingga korban siap memberikan keterangan.
Kasus ini bermula ketika Meila bersama adiknya pergi membeli minuman pada Minggu (12/7/2026). Dalam perjalanan, keduanya bertemu dengan mantan kekasih Meila yang diduga memaksa mereka ikut menuju kawasan Alun-Alun Kota Bandung.
Setibanya di lokasi, adik korban diminta pulang menggunakan ojek online. Sementara Meila diduga dibawa pergi oleh pria tersebut dan sejak saat itu tidak diketahui keberadaannya hingga akhirnya kembali ke rumah beberapa hari kemudian.
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun Lagi pada Agustus 2026, Bahlil: Sedang Dikaji
Keluarga sebelumnya telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Hingga kini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.
Polisi juga masih menelusuri keberadaan terlapor serta mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan penculikan tersebut.
Editor : Uways Alqadrie