Riwayat Kesehatan Nanik S Deyang: Sempat Izin Sakit saat RDP, Hanya 6 Pekan Pimpin BGN karena Sakit Jantung

Almasrifah • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 10:44 WIB
Nanik S Deyang. (wikipedia)
Nanik S Deyang. (wikipedia)

KALTIMPOST.ID, Pertanyaan mengenai Nanik S Deyang sakit apa ramai menjadi perbincangan setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu memutuskan melepas jabatannya.

Belakangan diketahui, alasan di balik keputusan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatannya yang mengharuskannya menjalani pengobatan.

Kabar Nanik S Deyang mengundurkan diri dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

Baca Juga: Profil Jesslyn Wijaya Lay: Sudah Sepekan Diculik, Ternyata Putri Pengusaha Terkemuka dan Atlet Golf Tekun

Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Nanik berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza kepada Kompas.com, Rabu (22/7/2026).

Pernyataan itu sekaligus mengungkap bahwa Nanik akan menjalani pengobatan akibat gangguan pada jantung.

Namun, pemerintah belum menjelaskan lebih jauh mengenai diagnosis maupun kondisi medis yang dideritanya.

Baca Juga: Kronologi Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Mata Ditutup dan Digendong Paksa di Tengah Keramaian Ultah Nenek

Sempat Izin Sakit saat Rapat Dengar Pendapat

Sebelum keputusan pengunduran dirinya diumumkan, kondisi kesehatan Nanik sebenarnya sudah mulai terlihat di ruang publik.

Pada Jumat (17/7/2026) Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Gizi Nasional.

Dalam agenda tersebut, Nanik tidak hadir dan diwakili oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari.

Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi mengenai ketidakhadiran Kepala BGN.

"Suratnya sudah diterima oleh Komisi IX per hari kemarin ya. Jadi disampaikan bahwa Kepala Badan berhalangan hadir karena dalam kondisi tidak sehat. Jadi hari ini diwakilkan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," kata Putih Sari, dikutip dari tribunnews.com, Rabu (22/7/2026).

Saat itu, surat yang diterima DPR hanya menyebutkan bahwa Nanik sedang dalam kondisi tidak sehat tanpa menjelaskan penyakit yang dialaminya.

Baca Juga: Siapa Lalu Ahmad Zaini? Bupati Lombok Barat yang Kena OTT usai Nobar Piala Dunia 2026, Ini Profil, Biodata dan Agamanya

Baru lima hari kemudian, publik memperoleh jawaban setelah Istana mengungkap bahwa ia harus menjalani pengobatan jantung sekaligus mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala BGN.

Baru Menjabat Sekitar Enam Pekan

Masa jabatan Nanik S Deyang terhitung sangat singkat. Ia diketahui baru dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 8 Juni 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikannya dilakukan bersamaan dengan Agustina Arumsari dan Mayjen (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Baca Juga: Rincian Kekayaan Lalu Ahmad Zaini: Harta Bupati Lombok Barat Tembus Rp 25,5 Miliar, Kini Kena OTT KPK

Dengan demikian, masa tugasnya sebagai pimpinan BGN hanya berlangsung sekitar satu setengah bulan sebelum akhirnya terhenti karena alasan kesehatan.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai perkembangan riwayat kesehatan Nanik S Deyang maupun berapa lama proses pengobatan jantung yang akan dijalaninya. (*)

Editor : Almasrifah
Nanik S Deyang sakit apa Nanik S Deyang mengundurkan diri riwayat kesehatan Nanik S Deyang Kepala BGN mengundurkan diri Kepala BGN