​Mundur dari Kepala BGN karena Sakit, Nanik S. Deyang Malah Dapat Peran Baru dari Prabowo!

Ilmidza • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:27 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan).

KALTIMPOST.ID, Dinamika kepemimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) bergulir. Nanik S. Deyang dipastikan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Kendati demikian, Presiden Prabowo Subianto meminta Nanik untuk tak benar-benar pergi: ia digeser untuk memperkuat barisan Dewan Pengawas BGN demi mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Langkah pengunduran diri tersebut diambil Nanik lantaran alasan kesehatan. Lewat unggahan di akun media sosialnya, Nanik berpamitan untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

​"Saya sampaikan ke Presiden dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur demi kesehatan. Presiden prihatin dan menyetujui, namun saya tetap diminta ikut mengawasi BGN," ujar Nanik dalam keterangannya.

​Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan hal tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7). Menurut Prasetyo, rekam jejak Nanik—yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala hingga dilantik jadi Kepala BGN pada 8 Juni lalu—masih sangat dibutuhkan.

​"Tentu dengan pengalamannya, Bapak Presiden merasa Ibu Nanik masih bisa memberikan kontribusi optimal. Perannya saja yang berbeda menyesuaikan pertimbangan kesehatan," jelas Prasetyo. Nantinya, Nanik bakal mendampingi pimpinan baru untuk membenahi pelaksanaan serta tata kelola BGN dari kursi dewan pengawas.

Sudaryono Resmi Gantikan Nanik

​Roda organisasi BGN pun tak boleh berhenti. Presiden Prabowo bergerak cepat dengan menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif menggantikan Nanik.

​Prasetyo menegaskan, Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamenpan) dipastikan melepaskan posisi lamanya. Ia tidak akan merangkap jabatan dan dijadwalkan mengucap sumpah jabatan di Istana Negara pada Rabu sore.

​Dengan penyegaran ini, Pemerintah optimistis pengawasan dan eksekusi Program Makan Bergizi Gratis—salah satu program unggulan Prabowo—tetap berjalan presisi dan akuntabel.

Editor : Ilmidza
Nanik S. Deyang Nanik S Deyang mengundurkan diri SUDARYONO