KALTIMPOST.ID, Seorang dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) ditemukan meninggal dunia di sebuah penginapan di Kota Metro, Lampung, Selasa (21/7/2026) malam.
Korban diketahui bernama Muhamad Zulfikar Drakel, dokter muda asal Kalimantan Tengah yang sedang menjalani program koas di Rumah Sakit Sukadana.
Peristiwa dokter tewas di Lampung tersebut terjadi di Guest House Sakinah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Kronologi Lengkap Dokter Koas Tewas di Lampung
Baca Juga: Kronologi Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Mata Ditutup dan Digendong Paksa di Tengah Keramaian Ultah Nenek
Informasi mengenai dokter koas tewas di penginapan tersebut bermula setelah korban tidak terlihat keluar kamar selama beberapa hari.
Karyawan Guest House Sakinah mulai merasa curiga karena korban yang biasanya beraktivitas tidak terlihat sejak beberapa waktu terakhir.
Kekhawatiran semakin meningkat setelah rekan korban mengaku kesulitan menghubungi dokter muda tersebut.
Salah seorang karyawan penginapan, Agus, mengatakan pihaknya kemudian memeriksa kondisi kamar korban.
"Memang beberapa hari ini korban tidak pernah kelihatan keluar kamar. Karena curiga, akhirnya ia membuka pintu kamar dan mendapati korban sudah meninggal dunia didalam kamar mandi. Setelah itu pihaknya langsung melapor ke pihak kepolisian," ujar Agus.
Menurut Agus, korban telah tinggal di Guest House Sakinah sejak bulan Ramadan lalu dan diketahui sedang menjalani pendidikan profesi dokter atau koas di Rumah Sakit Sukadana.
Ditemukan di Kamar Lantai Dua
Korban ditemukan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Saat ditemukan, Muhamad Zulfikar Drakel sudah dalam kondisi tidak bernyawa di kamar nomor 126 yang berada di lantai dua penginapan tersebut.
Penemuan jasad itu membuat penghuni serta pengelola guest house terkejut. Laporan kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.
Polisi Olah TKP dan Periksa CCTV
Menerima laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Metro bersama personel Inafis langsung menuju lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi kamar korban, serta mengamankan sejumlah barang yang dianggap berkaitan dengan penyelidikan.
Selain itu, polisi juga memeriksa rekaman CCTV penginapan untuk mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal.
Kasat Reskrim Polres Metro AKP Rizky Dwi Cahyo bersama jajarannya turut memimpin proses penyelidikan di lokasi.
Jenazah Dibawa ke RSUD Ahmad Yani
Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap penyebab kematian dokter muda berusia 25 tahun tersebut.
Hingga Rabu (22/7/2026), polisi belum menyimpulkan penyebab utama kematian korban.
"Penyebab pasti kematian korban masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Kami masih terus menggali keterangan dari beberapa saksi di lokasi serta memeriksa rekaman CCTV penginapan," ujar petugas kepolisian di lokasi kejadian. (*)
Editor : Almasrifah