​Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Isu Anggaran Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun

Ilmidza • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 21:10 WIB
Menkeu Purbaya.
Menkeu Purbaya.

KALTIMPOST.ID, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapannya terkait ramainya isu anggaran pengadaan kipas angin untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menyentuh angka Rp1,8 triliun. Purbaya menyatakan bakal melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

​"Saya belum tahu, nanti akan saya periksa," ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026).

Tanggung Jawab Manajemen PT Agrinas Pangan Nusantara

​Purbaya menegaskan bahwa pengelolaan operasional dan manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berada penuh di bawah kewenangan PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia menjelaskan bahwa peran Kementerian Keuangan sebatas menyelesaikan pembayaran kewajiban angsuran.

"Tanggung jawab operasional koperasi ada di pihak Agrinas. Kami sebatas membayar angsurannya saja. Soal urusan manajemen dan hal lainnya berada di sana," jelas Purbaya.

​Saat dimintai konfirmasi mengenai jenis angsuran yang dimaksud, Purbaya memperjelas bahwa pembayaran tersebut merupakan kewajiban cicilan utang kepada pihak perbankan setiap tahunnya.

Rencana Pertemuan Bahas Anggaran Program MBG

​Di samping isu koperasi, Purbaya turut menyinggung rencana penyesuaian atau efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menjadwalkan agenda pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, pada pekan mendatang.

​Purbaya mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut sejatinya direncanakan berlangsung pekan ini. Namun, ia memilih untuk memberikan waktu terlebih dahulu bagi kepemimpinan BGN yang baru untuk melakukan konsolidasi internal.

​"Saya berencana menemui Kepala BGN pekan depan. Saya ingin melihat situasinya terlebih dahulu. Awalnya dijadwalkan minggu ini, tetapi kami beri kesempatan mereka untuk konsolidasi internal terlebih dahulu, baru kemudian kita bahas bersama," pungkasnya.

Editor : Ilmidza
kipas angin