PANGKALAN KERINCI – Tanoto Foundation kembali memperkuat pengembangan kepemimpinan generasi muda melalui Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026. Forum tahunan yang berlangsung di Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pangkalan Kerinci, Riau, pada 23–25 Juli tersebut diikuti 240 penerima Beasiswa TELADAN dari 10 perguruan tinggi mitra, termasuk Universitas Mulawarman.
Mengusung tema Learn & Lead: Rooted in Purpose, Growing for Impact, kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, berkolaborasi, beradaptasi, dan menciptakan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.
Head of Policy & Advocacy Tanoto Foundation, Eddy Henry, mengatakan kepemimpinan yang berdampak selalu berawal dari tujuan yang jelas (purpose). Menurutnya, seorang pemimpin dibentuk melalui kebiasaan mengambil keputusan yang tepat, terus belajar, dan mampu mendengarkan orang lain.
"Purpose mengingatkan mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan. Kepemimpinan yang bermakna dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang dilakukan secara konsisten," ujarnya.
Chief Operating Officer APRIL, Eduward Ginting, menambahkan TSG 2026 diharapkan menjadi bekal bagi para Tanoto Scholar untuk memperkuat semangat belajar, kepedulian sosial, serta keberanian menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.
Forum tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional. Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli mengajak mahasiswa membangun growth mindset dengan menjadikan persoalan di sekitar sebagai sumber lahirnya inovasi.
Baca Juga: Tanoto Foundation Dorong Orangtua Jadikan Aktivitas Harian sebagai Ruang Belajar Anak
"Inovasi tidak selalu menciptakan sesuatu yang benar-benar baru. Mulailah dari masalah nyata yang dekat dengan kalian untuk diperbaiki," katanya.
Ia menegaskan Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang mampu melahirkan inovasi agar cita-cita menjadi innovation nation pada 2045 dapat tercapai.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menilai perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menuntut mahasiswa memiliki kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi.
Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang bukan hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga mampu menciptakan, mengembangkan, dan mengkurasi ilmu pengetahuan.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari sesi kepemimpinan, industrial visit, team building, hingga masterclass yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kerja sama.
Bersamaan dengan penyelenggaraan TSG 2026, Tanoto Foundation juga membuka pendaftaran Program Beasiswa TELADAN Cohort 2027 bagi mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra, termasuk Universitas Mulawarman.
Program tersebut tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menawarkan pengembangan kepemimpinan melalui pelatihan, kesempatan magang, riset, konferensi, hingga pembelajaran di dalam maupun luar negeri.
Sejak 2006, Tanoto Foundation telah memberikan dukungan kepada 8.803 penerima beasiswa dan membangun jejaring pemimpin muda yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan Indonesia di masa depan.
Editor : Muhammad Ridhuan