Febrie Adriansyah, Eks Jampidsus Tak Pakai Rompi Tahanan saat Digiring ke Rutan KPK, Ternyata Ada Alasan Khusus Kejagung

Hernawati • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:09 WIB
Febrie Adriansyah, eks Jampidsus Kejagung.
Febrie Adriansyah, eks Jampidsus Kejagung.

KALTIMPOST.ID, Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung atas kasus dugaan korupsi dan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pasca diperiksa di Kejagung selama 10 jam, Febrie digiring ke Rutan Cabang Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan.

Mantan orang penting di Kejagung tersebut akan ditahan selama 20 hari ke depan.

Namun, ada pemandangan yang berbeda. Saat keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil tahanan, Febrie tak mengenakan rompi pink khas tahanan. Borgol pun tak melekat di tangannya.

Febrie justru terlihat santai tampil mengenakan baju batik berwarna abu-abu cokelat.

Hal ini pun menjadi tanda tanya di masyarakat. Atas hal tersebut, pihak Kejagung angkat bicara.

Kejagung membenarkan bahwa Febrie digiring ke rutan KPK tanpa mengenakan rompi tahanan merah jambu.

Kondisi ini terjadi lantaran pihak Kejagung tengah buru-buru memindahkan Febrie ke rumah tananan KPK untuk menjalani penahanan.

“Ya kalau masalah rompi tadi mohon maaf, ya karena buru-buru juga, tadi udah malam ya,” ucap Rudi Margono.

Pihak Kejagung menjelaskan penahanan Febrie di Rutan KPK dilakukan untuk memberikan perlindungan. Sebab, Febrie pernah berjasa menangani kasus-kasus korupsi skala besar, sekaligus untuk menjaga transparansi proses hukum.

Editor : Hernawati
Febrie Adriansyah eks jampidsus febrie adriansyah kpk Kejagung rutan kpk