KALTIMPOST.ID, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menepis kabar yang beredar di media sosial terkait pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp 1,8 triliun dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Zulhas menegaskan bahwa alokasi anggaran bernilai triliunan rupiah untuk kipas angin tersebut sama sekali tidak benar.
Zulhas lantas membeberkan rincian anggaran pembangunan satu unit Kopdes Merah Putih seluas 600 meter persegi. Menurut estimasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), biaya pembangunannya mencapai Rp 2,4 miliar (asumsi Rp 4 juta per meter persegi). Namun, berkat kerja sama dengan TNI, rata-rata biaya fisik bangunan berhasil ditekan menjadi sekitar Rp 1,6 miliar per unit.
Selain fisik bangunan, anggaran juga dialokasikan untuk kendaraan operasional senilai kurang lebih Rp 1,1 miliar. Sisa alokasi sekitar Rp 300 juta disiapkan untuk fasilitas pendukung seperti perlengkapan klinik, rak, dan kebutuhan operasional lainnya. Zulhas memastikan seluruh rincian alokasi ini diawasi secara terbuka dan transparan melalui proses verifikasi serta validasi oleh BPKP dan BPK.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota juga membantah pernah mengeluarkan pernyataan soal pengadaan kipas angin fantastis tersebut. Meski BUMN yang dipimpinnya ditugaskan mengelola pembangunan hingga operasional KDMP selama dua tahun ke depan, Joao mengaku tidak pernah membahas maupun menggelar rapat terkait pengadaan barang yang ramai diperbincangkan tersebut.
Editor : Ilmidza