KALTIMPOST.ID, BONE – Kecelakaan maut yang melibatkan anggota polisi terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Seorang balita berusia 4 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak mobil yang dikemudikan Ipda MA (49).
Usai kejadian tersebut, Ipda MA diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan internal oleh Propam Polres Bone. Penanganan juga dikoordinasikan dengan Propam Polda Sulawesi Selatan.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan, anggota polisi tersebut telah diamankan setelah kecelakaan. Langkah itu dilakukan karena perkara melibatkan personel Polri.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Prabowo Disebut Usai 17 Agustus 2026, Ini Respons PAN, Demokrat dan PDIP
“Penanganan dilakukan sesuai prosedur dan kami berkoordinasi dengan Kasi Propam Polres Bone serta Propam Polda Sulsel,” ujar Riyanda, Jumat (7/8).
Kecelakaan terjadi pada Rabu (5/8) sekitar pukul 14.00 WITA. Lokasinya berada di persimpangan Jalan Ahmad Yani-Besse Kajuara, Kecamatan Tanete Riattang, Bone.
Saat itu, MS (19) mengendarai sepeda motor sambil membonceng ibu dan adiknya. Motor tersebut berhenti ketika lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.
Dari arah belakang, mobil yang dikemudikan Ipda MA kemudian menabrak sepeda motor tersebut. Benturan membuat penumpang terjatuh, termasuk balita berusia 4 tahun.
Korban sempat mendapat perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Dugaan Rem Bermasalah Masih Diselidiki
Satlantas Polres Bone masih mendalami penyebab kecelakaan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Dari pemeriksaan awal, motor korban diketahui sedang berhenti di persimpangan karena hendak melintas setelah lampu merah.
Sementara itu, dugaan adanya masalah pada sistem pengereman mobil yang dikemudikan Ipda MA masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Dugaan gangguan pada sistem pengereman masih didalami untuk memastikan penyebab kecelakaan dan faktor yang memengaruhinya,” kata Riyanda.
Baca Juga: Daftar Gaji Manajer Kopdes Merah Putih 2026 Jika Mengacu UMP: Jakarta Tertinggi, Kaltim Berapa?
Setelah kecelakaan, Ipda MA langsung menuju Polres Bone. Karena yang bersangkutan merupakan anggota Polri, proses penanganan juga melibatkan Propam.
Kasus kecelakaan maut tersebut kini masih ditangani Satlantas Polres Bone. Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab kecelakaan.
Editor : Uways Alqadrie