Sudaryono Minta Siswa Tak Bawa Pulang MBG ke Rumah, Ajak Guru Ikut Makan

Hernawati • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:16 WIB
Sudaryono, kepala BGN.
Sudaryono, kepala BGN.

KALTIMPOST.ID, Sudaryono, kepala Badan Gizi Nasional (BGN) meminta guru berperan dalam mengedukasi para siswa untuk mengonsumsi langsung makan bergizi gratis (MBG) di sekolah dan tidak dibawa pulang.

“Selain itu, juga memberikan edukasi barang ini (MBG) jangan kamu bawa pulang. Atau maksud saya ini penting untuk tidak dibawa pulang,” ucap Sudaryono.

Sebab, kata Sudaryono, menu MBG disiapkan tanpa menggunakan bahan pengawet, jadi memiliki batas ketahanan yang lebih singkat.

Kondisi cuaca panas di sejumlah daerah dinilai dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan menurunkan kualitas makanan jika terlalu lama disimpan sebelum dikonsumsi.

Untuk memperkuat sosialisasi tersebut, BGN telah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti agar para guru turut memberikan edukasi di sekolah.

Tak hanya itu, Sudaryono juga mengusulkan agar para guru ikut menyantap MBG bersama para siswa di sekolah.

Langkah tersebut menjadi sarana pendidikan mengenai kebersihan dan tata tertib saat makan.

“Guru kemudian ikut makan bareng dengan siswanya untuk satu, fungsi edukasi. Tata kramanya, cuci tangannya, ngantrenya, kemudian nyusun omprengnya itu kan bagus," bebernya.

Imbauan ini muncul setelah adanya laporan kasus dugaan keracunan di berbagai wilayah.

Menurut Sudaryono, dugaan sementara menunjukkan makanan dimasak terlalu cepat sehingga kualitasnya menurun saat diterima siswa.

“Dan beberapa laporan yang kami terima dan kami masih kami validasi lagi adalah ada anak yang membawa pulang MBG-nya. Jadi, dia harusnya kan disantap misalnya jam 11.00 WIB, dia dibawa pulang dimakan jam 15.00 WIB jam 16.00 WIB, jadi sudah rusak,” tuturnya.

Untuk itu, ia berharap siswa menghabiskan MBG di sekolah guna mencegah kejadian serupa terulang.

Editor : Hernawati
sekolah SUDARYONO Kepala BGN BGN Mbg