Parah! Lansia 70 Tahun Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil dan HP Ikut Raib

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 05:42 WIB
Ilustrasi. Lansia disekap di apartemen Serpong dan melaporkan kehilangan mobil, handphone, serta sejumlah dokumen penting kepada polisi. (ChatGPT)
Ilustrasi. Lansia disekap di apartemen Serpong dan melaporkan kehilangan mobil, handphone, serta sejumlah dokumen penting kepada polisi. (ChatGPT)

KALTIMPOST.ID - Kasus lansia disekap di apartemen Serpong dilaporkan terjadi setelah seorang perempuan berusia 70 tahun bernama Ivonne mengaku ditinggalkan sendirian di sebuah unit apartemen. Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang miliknya kemudian diketahui hilang.

Lansia disekap di apartemen Serpong itu sebelumnya datang bersama seorang teman karena keduanya memiliki urusan bisnis di Jakarta. Setelah urusan tersebut belum selesai, Ivonne dan temannya memutuskan menginap di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, pada Selasa (4/8).

Kasus lansia disekap di apartemen Serpong tersebut baru dilaporkan Ivonne ke Polsek Serpong pada Sabtu (8/8). Selain dugaan penyekapan, polisi juga menerima laporan mengenai hilangnya satu unit mobil, telepon seluler, serta sejumlah dokumen penting milik korban.

Baca Juga: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, Menteri PPPA: "Anak Tidak Boleh Jadi Korban"

Berawal dari Rencana Menginap di Apartemen

Ivonne mengatakan dirinya bersama seorang teman datang ke kawasan Serpong untuk urusan bisnis. Karena harus melanjutkan perjalanan ke Bandung pada keesokan harinya, keduanya memilih bermalam di apartemen.

Namun, setibanya di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, Ivonne diarahkan menuju sebuah unit di lantai 17. Menurut Ivonne, tujuan awal mereka ternyata sudah tutup sehingga keduanya kembali menuju apartemen.

"Sampai di sana ternyata sudah tutup. Karena mobil saya mobil genap, di sana waktu itu mobil ganjil. Jadi kami langsung balik," kata Ivonne setelah membuat laporan di Polsek Serpong, Sabtu (8/8) dilansir dari CNN, Minggu (9/8/2026).

Sesampainya di dalam unit, Ivonne kemudian diminta oleh temannya untuk membersihkan diri di kamar mandi. Saat keluar, kondisi ruangan sudah berubah.

Baca Juga: Piala AFF 2026 Masuk Semifinal, 4 Tim Lolos dan Siap Berebut Tiket Final

Keluar dari Kamar Mandi, Teman Tak Lagi Ada

Ivonne mengaku tidak lagi melihat temannya di dalam unit setelah selesai membersihkan diri. Pada saat yang sama, ia menyadari sejumlah barang pribadinya juga telah hilang.

Barang yang disebut tidak lagi berada di tempatnya antara lain kunci mobil, tas berisi dokumen penting, dan handphone. Ivonne kemudian mencoba meninggalkan unit tersebut.

Namun, usaha itu tidak berhasil karena pintu apartemen ternyata terkunci dari luar. Kondisi tersebut membuat Ivonne kemudian meminta pertolongan dengan mengetuk pintu.

"Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada. Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar," ujar Ivonne.

Petugas Apartemen Datang Setelah Mendengar Ketukan

Upaya Ivonne meminta bantuan akhirnya diketahui petugas keamanan apartemen. Petugas kemudian mendatangi unit tempat Ivonne berada dan membuka pintu secara paksa.

"Iya betul saya disekap. Saya ketok-ketok, akhirnya mereka datang. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya pintu didobrak," tutur Ivonne.

Setelah berhasil keluar, Ivonne mengetahui sejumlah barang miliknya telah hilang. Barang tersebut mencakup satu unit mobil, handphone, serta dokumen penting.

Ivonne kemudian memilih melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Ia berharap kasus lansia disekap di apartemen Serpong dapat segera terungkap dan orang yang diduga terlibat dapat ditangkap.

"Harapan saya pelaku dapat ditangkap dan supaya ini jadi pelajaran buat yang lain. Jangan terlalu percaya, walaupun itu sudah seperti keluarga sendiri atau seperti apa," kata Ivonne.

Baca Juga: Start dari Posisi 16, Veda Ega Gagal Pertahankan Posisi Depan di Moto3 Inggris 2026

Polisi Periksa Korban dan Telusuri Identitas Pelaku

Kapolsek Serpong Kompol Hardono membenarkan laporan mengenai dugaan penyekapan terhadap seorang lansia di sebuah apartemen di wilayah Serpong.

"Betul telah terjadi penyekapan terhadap seorang lansia di wilayah Serpong, tepatnya di salah satu apartemen wilayah Serpong," kata Hardono.

Menurut Hardono, setelah korban diduga disekap, pelaku juga membawa sejumlah barang milik korban. Barang tersebut antara lain handphone, surat berharga, dan satu unit mobil.

"Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil," ujarnya.

Polsek Serpong telah memeriksa Ivonne untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut. Polisi juga masih berupaya mengungkap identitas pihak yang diduga sebagai pelaku.

"Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita amankan," kata Hardono.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman atas laporan lansia disekap di apartemen Serpong tersebut. Identitas terduga pelaku serta motif di balik kejadian masih dalam proses pengungkapan.***

Editor : Dwi Puspitarini
Sumber : CNN
penyekapan lansia disekap di apartemen Serpong penyekapan lansia apartemen Serpong kriminal