Pidato Prabowo Disorot, Sebut Upah Pengupas Bawang Rp 700 Ribu per Kilo, Warganet: Mau Banting Setir

Hernawati • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:15 WIB
Ibu Susanah, pengupas bawang.
Ibu Susanah, pengupas bawang.

KALTIMPOST.ID, Video pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR, DPR, DPD RI di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8), mendadak ramai jadi perbincangan di media sosial.

Pada cuplikan video yang diunggah ulang oleh akun YouTube @Santoso_news serta Instagram penceramah Ustaz Hilmi Firdausi, Prabowo menyampaikan narasi mengenai potensi pendapatan buruh tani.

Namun, publik menyorot pernyataan Presiden yang menyebutkan pekerja pengupas bawang mendapatkan upah sebesar Rp 700 ribu per kilogram.

Di pidatonya, ketua umum Parta Gerindra tersebut secara khusus memperkenalkan seorang buruh harian asal Kabupaten Bogor bernama Susanah yang hadir langsung di Gedung MPR/DPR RI.

Prabowo menyampaikan bahwa Susanah bekerja mengupas bawang dan mengandalkan program bantuan pemerintah untuk menyokong pendidikan anak-anaknya.

“Hari ini, hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp 700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan program sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya,” tutur Prabowo.

Warganet Soroti Logika Harga Bawang

Video tersebut lantas dibanjiri ribuan komentar warganet. Sebagian besar warganet mempertanyakan keakuratan data tim penyusun pidato presiden.

Pasalnya, harga pasaran bawang merah di tingkat konsumen saat ini umumnya berada di kisaran puluhan ribu rupiah per kilogram.

Jadi, angka upah pengupasan Rp 700 ribu per kilo dinilai sangat tidak masuk akal secara kalkulasi bisnis.

Beberapa warganet bahkan melontarkan komentar unik dan hitung-hitungan kocak terkait angka tersebut:

“Upah dia 700.000/kilogram, kalo bisa 10 kilo sehari dapat 7 jt, sebulan berarti 210 juta rupiah,” tulis warganet.

“Harga bawang 1 kg 24 rb.. trus upah buruh pengupas bawang 700 rb/kg.kira2 dimana untungnya pemilik bawang yaa..kwkwkwkkwk," kelakar seorang warganet.

"Saya UMKM klo beli bawang untuk di ecer 1 karung isi 20kg harga 600.000 pak,jadi ga mungkin upahnya ngupasnya 700.000/kg,klo ga percaya ayo saya ajak ke tempat saya belanja bawang pak presiden," timpal wargnaet lainnya.

Banyak pengguna media sosial berseloroh berminat banting setir menjadi pengupas bawang jika tarif fantastis tersebut benar-benar ada.

Di sisi lain, publik berharap tim penyusun materi pidato atau pembantu presiden lebih teliti dalam melakukan cross-check data dan fakta lapangan sebelum disampaikan oleh Kepala Negara di forum resmi kenegaraan. 

Editor : Hernawati
harga bawang pidato kenegaraan prabowo subianto sidang tahunan mpr