KALTIMPOST.ID - Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kedatangan istri Presiden pertama RI Soekarno itu tidak hanya diisi dengan menikmati suasana Jakarta, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dengan sejumlah sahabat lama.
Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia setelah lama menjalani kehidupan di Jepang. Dalam kunjungannya kali ini, ia membagikan sejumlah momen melalui akun Instagram pribadinya, termasuk kesan saat pertama kali tiba di Jakarta.
Setibanya di Indonesia, Ratna Sari Dewi di Jakarta langsung dibuat terkesan oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia menyoroti luasnya bandara serta berbagai tampilan visual yang menggambarkan kekayaan alam Indonesia.
Pemandangan berupa hutan hujan, air terjun, hewan, hingga burung membuat suasana kedatangannya terasa berbeda. Dalam unggahannya yang ditulis menggunakan bahasa Jepang, Ratna Sari Dewi menggambarkan pengalaman tersebut seperti sedang menyaksikan alam Indonesia secara langsung.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Beri Sinyal Pensiun, Ada Satu Target Besar yang Belum Dituntaskan
"Hutan hujan yang lebat, air terjun, hewan, dan burung, menampilkan berbagai pemandangan alam yang berbeda satu setelah lainnya, membuatnya terasa seperti berada di dunia alam yang asli," ungkapnya dalam keterangan fotonya dalam bahasa Jepang, dilansir dari viva, Senin (17/8).
Selain pemandangan alam, Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia dengan merasakan suasana yang menurutnya penuh energi. Kesan tersebut ia rasakan sejak pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Air.
"Saya merasakan energi yang penuh semangat dari Indonesia," tulisya.
Setelah tiba di Jakarta, Ratna Sari Dewi di Jakarta menghabiskan waktu bersama sejumlah teman yang telah lama tidak ditemuinya. Mereka berkumpul dalam suasana santai sambil menikmati jamuan makan bersama.
Bagi Ratna Sari Dewi, pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kali ini. Ia tidak hanya melihat kunjungannya sebagai kesempatan untuk mendatangi sebuah tempat, tetapi juga sebagai momen untuk kembali terhubung dengan orang-orang yang memiliki cerita dari masa lalu.
Kedekatan itu terasa ketika Ratna Sari Dewi kembali berbincang dengan sahabat-sahabatnya. Meski telah lama tidak bertemu, suasana pertemanan mereka disebut tetap terasa akrab.
Baca Juga: 40 Investor Akan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di IKN, Siapa Saja yang Bakal Hadir?
"Bahkan setelah sekian lama, ketika kita bertemu dan melihat satu sama lain, percakapan kita mengalir dengan mudah seperti sebelumnya, dan senyum kita meluap," katanya.
Dalam kunjungannya, Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia juga sempat menghadiri pembukaan sebuah toko perhiasan bersama sejumlah sahabat. Ia mengaku terkesan dengan berbagai perhiasan yang dipamerkan dalam acara tersebut.
Namun, bagi Ratna Sari Dewi, kesempatan bertemu kembali dengan teman-teman lama menjadi hal yang lebih membahagiakan. Pertemuan itu menjadi pengingat bahwa hubungan yang telah terjalin sejak lama tetap dapat terasa dekat meski jarang bertemu.
Momen tersebut turut memperlihatkan sisi personal Ratna Sari Dewi di Jakarta. Di tengah berbagai aktivitas selama kunjungan, interaksi dengan orang-orang yang memiliki kenangan bersamanya justru menjadi salah satu bagian yang paling berkesan.
Kunjungan Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia menjelang HUT ke-81 RI juga memperlihatkan hubungan emosionalnya dengan Tanah Air. Indonesia bukan hanya bagian dari perjalanan hidupnya, tetapi juga tempat yang menyimpan banyak kenangan dan hubungan dengan orang-orang terdekat.
Hal tersebut tergambar dari ungkapannya mengenai arti Indonesia bagi dirinya.
Baca Juga: 2 WN India Ditangkap, Polisi Bongkar Bisnis Emas Ilegal yang Raup Untung Hampir Rp3 Triliun
"Bagi saya, Indonesia adalah tempat khusus dengan banyak kenangan dan hubungan berharga, "
kata Ratna Sari Dewi.
Selama berada di Jakarta, Ratna Sari Dewi juga terlihat bertemu dengan sejumlah figur publik, termasuk pasangan penyanyi Mahalini dan Rizky Febian. Pertemuan itu menjadi bagian dari rangkaian momen yang dibagikannya selama berada di Indonesia.
Kehadiran Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia akhirnya tidak sekadar menjadi perjalanan menjelang perayaan kemerdekaan. Kunjungannya menjadi kesempatan untuk menikmati kembali suasana Tanah Air, mengenang masa lalu, serta menyambung kembali pertemanan yang telah lama terjalin.
Bagi Ratna Sari Dewi, pertemuan dengan orang-orang lama menunjukkan bahwa waktu dan jarak tidak selalu mengubah kedekatan. Ada percakapan, senyum, dan kenangan yang tetap terasa akrab ketika kembali dipertemukan di Indonesia.***
Editor : Dwi Puspitarini