KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Sosok keluarga Komjen Pol. (Purn.) Mohammad Fadil Imran ikut menjadi perhatian publik, terutama setelah resmi mengakhiri karir panjang di Polri pada 14 Agustus 2026.
Keluarga besar Fadil Imran merupakan keturunan dari Raja Gowa ke-9, yaitu Daeng Matanre Karaeng Manguntungi Tumapa'risi' Kallona.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu memiliki dua anak dari keluarganya, yakni Wulan Purnamasari dan Farah Puteri Nahlia. Keduanya merupakan putri Fadil Imran yang berasal dari keluarga besar berdarah Sulawesi Selatan.
Nama Farah Puteri Nahlia lebih banyak dikenal publik karena kiprahnya di dunia politik. Selain itu, kehidupan pribadinya juga sempat menjadi sorotan setelah menikah dengan seorang anggota Polri.
Baca Juga: Putra Gowa Komjen Mohammad Fadil Imran Pensiun dari Polri, Kini Jadi Komisaris MIND ID
Farah Puteri Nahlia menjadi salah satu wajah muda di parlemen Indonesia. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut kembali dipercaya masyarakat untuk duduk di DPR RI pada periode 2024–2029.
Farah merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat IX. Ia telah menjadi anggota DPR sejak 2019 dan berhasil mempertahankan kursinya untuk periode kedua. Pada Pemilu 2024, Farah meraih 146.014 suara di dapil yang meliputi Kabupaten Majalengka, Subang, dan Sumedang.
Di parlemen, Farah ditempatkan di Komisi I DPR RI. Komisi ini memiliki ruang lingkup kerja yang berkaitan dengan pertahanan, luar negeri, komunikasi dan digital, serta sejumlah isu strategis lainnya.
Di Fraksi PAN, Farah juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PAN di Komisi I. Posisi tersebut menempatkannya dalam pembahasan berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan pertahanan dan hubungan internasional.
Perempuan kelahiran Semarang, 2 Januari 1996, ini memiliki latar belakang pendidikan di Inggris. Berdasarkan profil resmi MPR, Farah menempuh pendidikan di Royal Holloway, University of London hingga jenjang pascasarjana.
Sebelum terjun penuh ke dunia politik, Farah sempat bekerja di Kementerian Luar Negeri, tepatnya pada Direktorat HAM pada 2018. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu bekal dalam menjalankan tugasnya di parlemen, terutama ketika membahas isu hubungan internasional dan diplomasi.
Namanya juga tercatat dalam sejumlah agenda Komisi I DPR. Farah pernah menyampaikan pandangan Fraksi PAN dalam pembahasan revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Baca Juga: Mutasi Polri 2026: Jenderal Bintang Tiga Polri Menuju Pensiun 2026, Ada Karyoto dan Fadil Imran
Dalam menjalankan tugasnya sebagai legislator, Farah juga beberapa kali menyuarakan isu pertahanan, keamanan digital, serta perkembangan situasi internasional.
Dengan usia yang relatif muda, Farah menjadi salah satu anggota DPR perempuan dari PAN yang mendapat posisi strategis di Komisi I. Ia kembali menjalankan mandat sebagai wakil masyarakat Jawa Barat IX hingga 2029.
Menikah dengan Perwira Polisi
Pernikahan putri mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dengan seorang perwira polisi pada awal 2022 turut menjadi perhatian publik. Bukan hanya karena sosok mempelai pria, tetapi juga latar belakang keluarga besan Fadil.
Putri Fadil, Farah Puteri Nahlia, menikah dengan Iptu Ariq Taufiqorrahman Arsyam. Resepsi pernikahan keduanya digelar di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Minggu (30/1/2022).
Ariq ternyata merupakan putra Irjen Pol Merdisyam, salah satu perwira tinggi Polri yang saat itu menduduki posisi Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri.
Dengan demikian, pernikahan tersebut mempertemukan dua keluarga yang sama-sama memiliki latar belakang kuat di institusi kepolisian.
Besan Fadil Imran Pernah Pimpin Dua Polda
Merdisyam merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Kariernya di kepolisian dijalani melalui berbagai penugasan, terutama di bidang intelijen dan reserse.
Setelah menyelesaikan pendidikan di PTIK pada 1998, Merdisyam melanjutkan pendidikan Sespimmen dan kemudian Sespimti Polri.
Dalam perjalanan kariernya, sejumlah jabatan strategis pernah dipercayakan kepadanya. Di antaranya Kapolres Karawang, Direktur Intelkam Polda Jawa Barat, Direktur Intelkam Polda Metro Jaya hingga Direktur Sosbud Baintelkam Polri.
Baca Juga: Bursa Calon Kapolri 2026 Menghangat: Daftar 10 Komjen yang Berpeluang Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Kariernya kemudian semakin menanjak ketika dipercaya menjadi Kapolda Sulawesi Tenggara pada 2019.
Setahun berselang, Merdisyam ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Selatan pada 2020.
Jabatan tersebut hanya menjadi salah satu tahapan penting sebelum dirinya dipercaya menduduki posisi Wakabaintelkam Polri pada 2021.
Editor : Uways Alqadrie