Amran Bersih-bersih Kementan: 14 Pejabat Dicopot, Ini Daftar Puluhan Pejabat yang Baru Dilantik

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:06 WIB
Grafis istimewa
Grafis istimewa

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman kembali melakukan penataan besar-besaran di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

Sebanyak 14 pejabat Kementan dicopot sementara dari jabatannya dan berstatus nonjob mulai Selasa (18/8/2026). Mereka berasal dari sejumlah jenjang jabatan, mulai eselon I, eselon II hingga eselon III.

Pada hari yang sama, Amran juga melantik lebih dari 30 pejabat eselon II. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penegakan sistem merit di lingkungan Kementan.

Baca Juga: Jejak Karier Mayjen TNI Rudy Saladin: Dari Ajudan Jokowi hingga Pangdam V Brawijaya

14 Pejabat Kementan Dicopot

Amran mengatakan pencopotan dilakukan setelah muncul dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan persoalan keuangan. Nilai dugaan penyimpangan tersebut disebut mencapai miliaran rupiah.

Para pejabat yang dicopot untuk sementara akan menjalani pemeriksaan internal. Inspektur Jenderal Kementan Irham Waroihan diberikan waktu untuk menyelesaikan proses pemeriksaan paling lambat tiga bulan.

Namun, Amran membuka kemungkinan proses tersebut dapat diselesaikan lebih cepat.

Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya kerugian negara dan pelanggaran hukum, kasusnya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Sebaliknya, pejabat yang ternyata tidak terbukti melakukan pelanggaran akan mendapatkan kesempatan untuk kembali menduduki jabatan, bahkan dapat dipromosikan.

Amran menegaskan kebijakan tersebut berlaku tanpa memandang hubungan pribadi maupun kedekatan dengan dirinya.

Baca Juga: Putra Gowa Komjen Mohammad Fadil Imran Pensiun dari Polri, Kini Jadi Komisaris MIND ID

Ia bahkan menyebut salah satu pejabat yang dicopot merupakan keluarga dekatnya. Menurut Amran, penegakan aturan harus tetap dilakukan demi kepentingan negara.

Amran Tegaskan Sistem Merit

Menurut Amran, pembenahan di Kementan tidak cukup hanya dengan mengganti pejabat. Sistem pengawasan dan penerapan aturan juga harus diperkuat agar potensi penyimpangan dapat dicegah.

Ia menekankan bahwa sistem dan hukum harus menjadi dasar utama dalam pengelolaan kementerian.

Amran juga menyampaikan bahwa keputusan pencopotan 14 pejabat tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, Presiden memberikan dukungan terhadap langkah tegas tersebut.

Namun, proses pemeriksaan belum berhenti pada 14 pejabat. Amran menyebut masih terdapat kemungkinan pejabat lain ikut ditindak apabila dalam pemeriksaan ditemukan dugaan pelanggaran.

Puluhan Pejabat Baru Dilantik

Bersamaan dengan pencopotan tersebut, Kementan melantik lebih dari 30 pejabat eselon II untuk mengisi sejumlah posisi strategis.

Pelantikan mencakup jabatan di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, prasarana dan sarana pertanian, penyuluhan, veteriner, hingga modernisasi pertanian.

Amran berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar meningkatkan kinerja dan menjauhi praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).

Baca Juga: 10 Merek Tertua di Indonesia yang Masih Bertahan hingga 2026, Ada yang Berusia 144 Tahun

Berikut sejumlah pejabat Kementan yang dilantik:

Dr Yudi Sastro SP MP – Staf Ahli Bidang Lingkungan Pertanian.

Ayun Kristiyanto SH MH – Kepala Biro Hukum.

Indra Zakariya Rayusman SH MH – Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

Muhammad Sidiq STP MM – Direktur Alat dan Mesin Pertanian Prapanen.

Husnain SP MP MSc PhD – Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

Gunawan SP MSi – Sekretaris Ditjen Tanaman Pangan.

Andi Muhammad Idil Fitri SE MM – Direktur Aneka Kacang dan Umbi.

Dr Muhammad Agung Sunusi SP MSi – Direktur Perbenihan Hortikultura.

Dr Ir Tommy Nugraha MM – Direktur Buah dan Florikultura.

Dr Ir Sudi Mardianto MSi – Direktur Sayuran dan Tanaman Obat.

Dr Ir Leli Nuryati MSc – Direktur Pelindungan Hortikultura.

Mutiara Sari STP PhD – Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan.

Handi Arief ST MAP – Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.

Eko Nugroho Dharmo Putro SKom MAP – Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian.

drh Dinar Hadi Wahyu Hartawan MSc – Kepala Balai Besar Veteriner Maros.

Dr drh I Gde Eka Budhiyadnya MP – Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar.

Dr Ir Muhammad Thamrin MSi – Kepala Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian.

Endro Gunawan SP ME PhD – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung.

Baca Juga: Mengenal Putri Bangsawan Gowa Farah Puteri Nahlia, Anak Fadil Imran yang Kini Duduk di DPR

Andry Polos SKom MSi – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Banten.

Dr Wahida Annisa Yusuf SP MSc – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan.

Kamri Alwi SPi MSi – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tenggara.

Dr Gunawan STP MSi – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Maluku.

Dr Ir Ahmad Dedy Syathori SST MSi – Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang.

Dr Ismaya Nita Rianti Parawansa SP MSi – Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

Editor : Uways Alqadrie
pejabat Kementerian Pertanian dicopot menteri pertanian amran sulaiman kementerian pertanian amran sulaiman