KALTIMPOST.ID, Besaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) kerap memantik rasa penasaran publik, tak terkecuali di pertengahan 2026. Namun, masyarakat kerap menyamaratakan antara gaji pokok dan total pendapatan yang dibawa pulang (take-home pay).
Di tahun 2026, acuan besaran gaji pokok PNS masih tunduk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024. Nominal yang dicantumkan dalam regulasi ini murni gaji pokok yang berlaku serentak sejak 1 Januari 2024, belum termasuk imbalan tunjangan.
Nominal intake gaji pokok sangat ditentukan oleh kombinasi dua hal: golongan ruang (IA hingga IVE) dan masa kerja golongan (MKG). Itu sebabnya, dua abdi negara yang memiliki golongan sama belum tentu mengantongi gaji pokok yang serupa.
Berikut rincian rentang gaji pokok PNS dari masa kerja terendah hingga tertinggi di setiap golongan:
Golongan I (Juru)
- IA: Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600
- IB: Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700
- IC: Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700
- ID: Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400
Golongan II (Pengatur)
- IIA: Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400
- IIB: Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500
- IIC: Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200
- IID: Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600
Golongan III (Penata)
- IIIA: Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200
- IIIB: Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800
- IIIC: Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500
- IIID: Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700
Golongan IV (Pembina)
- IVA: Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900
- IVB: Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300
- IVC: Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400
- IVD: Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500
- IVE: Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200
Gaji Pokok vs Total Bawa Pulang
Berdasarkan susunan di atas, angka Rp 6.373.200 milik Golongan IVE merupakan batas tertinggi untuk skala gaji pokok. Namun, angka ini bukan puncak penghasilan riil PNS.
Dalam praktiknya, dompet PNS disokong oleh aneka tunjangan opsional maupun melekat:
- Tunjangan Melekat: Tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan/umum.
- Instansi Pusat: Tambahan Tunjangan Kinerja (Tukin) yang disesuaikan dengan beban serta kelas jabatan kementerian/lembaga terkait.
- Pemerintah Daerah: Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menyesuaikan kemampuan kas daerah masing-masing.
Perbedaan guyuran tunjangan antarinstansi inilah yang membuat total nilai transfer rekening mingguan atau bulanan PNS berkali-kali lipat dari sekadar gaji pokok. Untuk membaca besaran hak PNS secara akurat, publik disarankan tidak hanya melihat jenjang golongannya, melainkan juga menyertakan variabel masa kerja serta komponen tunjangan instansinya.
Editor : Ilmidza