Usai Diperiksa Hampir 10 Jam, Warek III Unsoed Norman Arie Prayogo Dibawa KPK ke Jakarta

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 06:25 WIB
Norman Arie Prayogo
Norman Arie Prayogo

KALTIMPOST.ID, PURWOKERTO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Wakil Rektor III Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof Dr Norman Arie Prayogo, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).

Norman keluar dari gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar pukul 22.45 WIB. Ia terlihat mengenakan masker, jaket hitam, peci hitam serta membawa sebuah tas kecil.

Norman kemudian berjalan menuju kendaraan yang telah disiapkan penyidik KPK. Saat ditanya wartawan mengenai pemeriksaan tersebut, dia hanya memberikan jawaban singkat.

Baca Juga: Angka Kematian Tinggi, DPRD Kaltim Bentuk Pansus Revisi Perda Penanggulangan HIV/AIDS

"Mau dilanjutkan ke Jakarta pertanyaannya," ujar Norman.

Tidak hanya Norman, KPK juga membawa Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed, Eko Sumanto. Eko meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan berbeda.

Tiga orang dari luar lingkungan Unsoed juga ikut dibawa penyidik menuju Jakarta. Mereka diketahui bernama Mulyono alias Nono, Adhi Wiharto, dan Dian Mulia Wardhana.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unsoed, Prof Dr Noor Farid, masih berada di dalam gedung Satreskrim hingga sekitar pukul 22.15 WIB.

Sebelumnya, sejumlah pejabat Unsoed menjalani pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas. Pemeriksaan dimulai sejak sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Kasus Sabu Pakai Pesawat TNI: Mayor Laut Faisal Mulia Divonis 10 Tahun, Dipecat dari Militer

Noor Farid dan Norman menjadi dua pejabat kampus yang terlihat berada di lokasi pemeriksaan. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan terperinci mengenai materi pemeriksaan maupun perkara yang sedang didalami KPK.

Editor : Uways Alqadrie
Purwokerto Norman Arie Prayogo universitas Soedirman universitas Jenderal Soedirman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)