KALTIMPOST.ID, PURWOKERTO – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Norman Arie Prayogo, tercatat memiliki total harta Rp1,88 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025.
Laporan tersebut disampaikan pada 2 April 2026. Setelah dikurangi kewajiban berupa utang Rp130 juta, harta bersih Norman tercatat sekitar Rp1,75 miliar.
Data LHKPN itu menjadi sorotan seiring Norman menjalani pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas pada Kamis (20/8/2026). Usai diperiksa hampir 10 jam, Norman kemudian dibawa penyidik KPK ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Baca Juga: Profil Prof Dr Norman Arie Prayogo, Warek III Unsoed yang Dibawa KPK ke Jakarta
Tanah dan Bangunan Rp950 Juta
Komponen terbesar dalam laporan kekayaan Norman berasal dari tanah dan bangunan.
Ia mencatat satu aset tanah dan bangunan yang berada di Kabupaten Banyumas. Tanah tersebut memiliki luas 262 meter persegi, sedangkan bangunannya mencapai 200 meter persegi.
Nilai aset tersebut dilaporkan sebesar Rp950 juta dan tercatat sebagai hasil sendiri.
Dua Kendaraan Senilai Rp430 Juta
Norman juga melaporkan kepemilikan dua kendaraan dengan nilai gabungan Rp430 juta.
Kendaraan pertama berupa Mitsubishi Pajero Sport tahun 2018 dengan nilai Rp250 juta. Kendaraan kedua adalah Toyota Vellfire Premium Sound tahun 2010 yang dilaporkan senilai Rp180 juta.
Keduanya masuk dalam kategori alat transportasi dan mesin pada laporan kekayaan.
Kas dan Setara Kas Rp500 Juta
Selain aset tetap dan kendaraan, Norman mencatat kas dan setara kas sebesar Rp500 juta.
Nilai tersebut menjadi salah satu komponen utama dalam total kekayaannya. Jika seluruh aset digabungkan, total harta yang dilaporkan mencapai Rp1,88 miliar.
Sementara kewajiban yang dicantumkan dalam LHKPN berupa utang Rp130 juta. Dengan demikian, nilai kekayaan bersih Norman berada di kisaran Rp1,75 miliar.
Ada Harta yang Tidak Dicantumkan Nilainya
Dalam laporan tersebut, tidak semua kategori harta memiliki nilai. Norman tidak mencantumkan nilai untuk sejumlah kategori seperti harta bergerak lainnya, surat berharga, maupun harta lainnya.
Baca Juga: Usai Diperiksa Hampir 10 Jam, Warek III Unsoed Norman Arie Prayogo Dibawa KPK ke Jakarta
Karena itu, angka Rp1,88 miliar merupakan total harta yang tercantum dalam laporan LHKPN tersebut sebelum dikurangi utang.
Profil Norman Arie Prayogo
Norman merupakan akademisi Unsoed yang menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Profil resmi Unsoed mencatat pendidikan S1 Manajemen Sumberdaya Perairan dan S2 Biologi ditempuh di Unsoed, sedangkan pendidikan doktoralnya di bidang Bioteknologi ditempuh di Universitas Gadjah Mada.
Ia juga aktif sebagai dosen dan peneliti. Bidang yang digelutinya antara lain bioteknologi reproduksi ikan, genetika serta kajian sumber daya perairan.
Diperiksa KPK
Nama Norman kini menjadi perhatian setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Unsoed di Mapolresta Banyumas.
Pada Kamis (20/8/2026), Norman menjalani pemeriksaan hingga malam hari. Setelah keluar dari gedung Satreskrim sekitar pukul 22.45 WIB, ia kemudian dibawa penyidik KPK menuju Jakarta.
Selain Norman, sejumlah pejabat Unsoed dan pihak dari luar kampus juga menjalani pemeriksaan.
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan resmi yang menyatakan Norman sebagai tersangka. KPK juga belum membeberkan secara rinci perkara yang menjadi dasar pemeriksaan tersebut.
Baca Juga: Gempar! Legenda Brasil Roberto Carlos Masuk Islam? Benarkah Mualaf usai Nikahi Gadis Maroko
LHKPN yang dilaporkan Norman merupakan catatan administratif mengenai harta kekayaannya. Data tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya hubungan antara aset yang dilaporkan dengan perkara yang sedang ditangani KPK.
Editor : Uways Alqadrie