Bukan Ancaman, Letjen TNI Lucky Avianto Justru Bawa Pesan Ajakan Damai bagi OPM di Ugimba Papua

Thomas Priyandoko • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:53 WIB

 

 

Pangkogabhan III Letjen TNI Lucky Avianto berbicara usai memperintagi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di bekas markas OPM di wilayah Ugimba, Intan Jaya, Papua Tengah, 17 Agustus 2026. Ia didampingi Bupati Intan Jaya Aner Maisini. (Foto: Tangkapan Layar)
Pangkogabhan III Letjen TNI Lucky Avianto berbicara usai memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di bekas markas OPM di wilayah Ugimba, Intan Jaya, Papua Tengah, 17 Agustus 2026. Ia didampingi Bupati Intan Jaya Aner Maisini. (Foto: Tangkapan Layar/X)

 

 
INTAN JAYA, KALTIM POST- Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, membawa pesan damai dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di dataran Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).
 
Upacara tersebut digelar di lokasi yang sepekan sebelumnya merupakan markas kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VII/Kemabu pimpinan Sabinus Waker, setelah wilayah itu berhasil dikuasai dan diamankan oleh Satgas TNI Habema.
 
Kehadiran Lucky di lokasi tersebut bukan sekadar seremoni kemerdekaan. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan yang justru mengedepankan ajakan damai kepada kelompok OPM.

Baca Juga: Profil Letjen TNI Lucky Avianto, Jenderal Kopassus yang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Bekas Markas

“Kepada teman-teman, saudara-saudaraku TPNPB-OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka), mari letakkan senjata. Kembali bergabung bersama kami, bersama seluruh masyarakat, pemerintah daerah, membangun Papua yang aman, damai dan sejahtera,” tuturnya dalam video yang dikutip Kaltim Post saat Lucky Avianto berada di halaman Kantor Bupati Intan Jaya.
 
Alih-alih nada ancaman, Lucky Avianto justru bersikap positif mengarah ke rokinsiliasi, yang menarik perhatian publik mengingat rekam jejaknya yang dikenal sebagai momok bagi kelompok bersenjata di Papua.

“Mari kita bersama-sama, bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi, baik dengan TNI Polri , segenap komponen yang ada untuk mewujudkan situasi yang aman, damai, dan sejahtera di tanah Papua ini agar pembangunan bisa dilakukan dengan baik,” kata lulusan terbaik Akademi Militer 1996 ini.
 
“Tanpa keamanan maka pembangunan tidak bisa dilaksanakan,” tegas Letjen Lucky Avianto.

Baca Juga: Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
 
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ugimba tersebut turut dihadiri Bupati Intan Jaya Aner Maisini dan anggota DPRD Intan Jaya, Titus Kobogau.
 
Dari Pangkoops Habema hingga Panglima Kogabwilhan III
 
Nama Lucky Avianto tidak asing bagi kelompok OPM di wilayah pegunungan tengah Papua. Sebelum menduduki posisi strategisnya saat ini, ia pernah menjabat Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, satuan yang dikenal luas sebagai kekuatan yang paling disegani sekaligus ditakuti oleh kelompok OPM di kawasan tersebut.

 
Karier Lucky Avianto kemudian melesat ketika ia dipercaya menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora, berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025. Kodam XXIV/Mandala Trikora sendiri merupakan kotama teritorial yang baru diresmikan Presiden Prabowo Subianto, membawahi wilayah Merauke dan Papua Selatan.

Baca Juga: Kasus Sabu Pakai Pesawat TNI: Mayor Laut Faisal Mulia Divonis 10 Tahun, Dipecat dari Militer
 
Belum genap tujuh bulan menjabat Pangdam, Lucky kembali mendapat promosi. Pada Maret 2026, ia diangkat menjadi Pangkogabwilhan III dengan pangkat Letjen TNI, sebuah lompatan karier yang tergolong cepat untuk ukuran perwira tinggi TNI.
 
Jabatan bintang tiga ini sekaligus menempatkannya sebagai salah satu perwira dengan tanggung jawab strategis atas pertahanan wilayah Indonesia bagian timur.
 
Membawahi Wilayah Pertahanan Maluku hingga Papua
 
Sebagai Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto kini memimpin salah satu komando utama operasi yang berada langsung di bawah kendali Panglima TNI, bermarkas di Timika, Papua. Wilayah tanggung jawabnya membentang luas, mencakup tiga matra sekaligus.

 
Yakni matra darat meliputi Kepulauan Maluku dan Pulau Papua, matra laut mencakup perairan di sekitar Kepulauan Maluku, Pulau Papua, serta Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 3B beserta perairan sekitarnya.Selanjutnya, matra udara meliputi wilayah udara di atas kawasan-kawasan tersebut.

Baca Juga: Mutasi Polri Agustus 2026: Profil Kombes Sarly Sollu: Eks Dansat Brimob Polda Kaltara, Kini ke Mabes
 
Peringatan HUT ke-81 RI di Ugimba menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian luas karena lokasinya yang sarat makna simbolis, sebuah bekas basis kelompok bersenjata yang kini menjadi tempat pengibaran bendera Merah Putih.
 
Kehadiran TNI di titik tersebut ditegaskan sebagai simbol bahwa kedaulatan negara masih terjaga penuh, dan segala bentuk ancaman terhadap keutuhan NKRI akan ditangani dengan tegas.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
Letjen TNI Lucky Avianto Pangkogabwilhan III bupati intan jaya kabupaten intan jaya tpnpb-opm