KALTIMPOST.ID, Istilah desil kini menjadi acuan utama pemerintah dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat sekaligus menentukan sasaran penerima bantuan sosial (bansos). Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), kelompok masyarakat dibagi menjadi 10 tingkatan (desil), mulai dari tingkat ekonomi terendah (Desil 1) hingga tertinggi (Desil 10).
Kelompok Desil 1 hingga 4 mencakup 40 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terbawah. Kategori ini berpotensi besar diusulkan sebagai penerima program perlindungan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Jenis Bansos untuk Desil 1–4
Masyarakat yang terdata dalam kelompok ini berpeluang mendapatkan dua jenis bantuan utama:
- Program Keluarga Harapan (PKH): Bantuan bersyarat bagi keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan taraf hidup, kesehatan, dan pendidikan.
- Program Sembako (BPNT): Bantuan pangan guna memastikan pemenuhan kebutuhan pokok harian keluarga miskin.
Meski masuk dalam Desil 1-4, masyarakat tidak otomatis langsung ditetapkan sebagai penerima bansos. Penetapan akhir tetap bergantung pada kriteria khusus, kuota, serta verifikasi kelayakan tiap program.
Urutan Kategori Desil 1 sampai 10
- Desil 1: 10% masyarakat sangat miskin / paling rendah
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah ke bawah
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga 10% masyarakat paling sejahtera
Cara Cek Status Desil Menggunakan NIK
Masyarakat dapat memeriksa posisi desil secara mandiri melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos:
- Akses laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang tertera pada layar, lalu klik Cari Data.
Data desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi nyata. Jika terjadi ketidaksesuaian data, masyarakat bisa mengajukan pemutakhiran data secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos atau melapor ke kantor desa/kelurahan dan Dinas Sosial setempat untuk diverifikasi ulang.
Editor : Ilmidza