Prabowo Janjikan Pangdam dan Kapolda Riau Naik Jabatan jika 900 Hektare Karhutla Tuntas

Almasrifah • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 15:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto janjikan kenaikan jabatan pada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ketika memimpin rapat penanganan karhutla Riau di Posko Aju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (24/8/2026). (tangkapan layar/yotubesekretariatpresiden)
Presiden Prabowo Subianto janjikan kenaikan jabatan pada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ketika memimpin rapat penanganan karhutla Riau di Posko Aju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (24/8/2026). (tangkapan layar/yotubesekretariatpresiden)

KALTIMPOST.ID, Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kenaikan jabatan pada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika memimpin rapat penanganan karhutla Riau di Posko Aju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (24/8/2026).

Prabowo mengapresiasi kinerja aparat dalam mengendalikan kebakaran, sekaligus meminta pimpinan TNI dan Polri mempertimbangkan jabatan baru bagi Agus dan Herry.

"Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektare) selesai, Panglima TNI, Kapolri," tutur Prabowo, dilansir dari Yotube Sekretariat Presiden, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Dikepung Asap Tebal, Prabowo Tinjau Lokasi Karhutla, Instruksikan TNI-Polri Bergerak di 4 Provinsi

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kenaikan jabatan Pangdam dan Kapolda Riau bergantung pada keberhasilan menyelesaikan penanganan kebakaran yang masih berlangsung.

Target yang harus lebih dulu dituntaskan, yakni memadamkan sekitar 900 hektare kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih tersisa di Riau.

"Saya bukan apa-apa, saya kalau, Anda tahu saya kan... kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi kalau bagus saya bicara bagus," ungkapnya.

Sebelum menyampaikan permintaan itu, Prabowo menanyakan lama masa tugas kedua pejabat tersebut.

Agus menjawab telah satu tahun menjabat sebagai Pangdam, sedangkan Herry menyebut dirinya telah bertugas sebagai Kapolda Riau selama lebih dari satu tahun atau sekitar 17 bulan.

Prabowo menilai upaya penanganan karhutla di Riau layak diapresiasi, khususnya langkah pencegahan yang dilakukan aparat.

Data BPBD Riau mencatat luas karhutla sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare.

Sebagian besar telah berhasil dipadamkan, sementara sekitar 900 hektare masih terbakar di tujuh titik.

Lokasi yang masih terdampak berada di Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar.

Untuk mempercepat pemadaman, Kodam XIX/Tuanku Tambusai mengerahkan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB), termasuk personel penerjun yang dapat diterjunkan ke kawasan sulit dijangkau melalui jalur darat.

"Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan freefall di daerah-daerah tertentu untuk bisa secara langsung on the spot memadamkan api," kata Agus.

Baca Juga: Potret Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Sespri Rizky Irmansyah, Kompak Kenakan Beskap Biru Tua

Selain pasukan freefall, operasi juga didukung paramotor, drone, serta helikopter water bombing.

Pemerintah menyiapkan tambahan dua helikopter untuk memperkuat pemadaman dari udara.

Prabowo juga menginstruksikan agar dukungan untuk masyarakat terdampak asap diperhatikan.

Ia meminta pengiriman 500 tabung oksigen dan membuka kemungkinan penambahan stok hingga 700 tabung.

Penanganan karhutla turut dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca, pembangunan sekat kanal, embung, serta sumur bor.

"Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus," kata Prabowo.

Ia menegaskan penghargaan akan diberikan kepada aparat yang mampu menunjukkan hasil kerja, tetapi target 900 hektare harus lebih dahulu diselesaikan sebelum rencana kenaikan jabatan tersebut terealisasi. (*)

Editor : Almasrifah
karhutla Riau Agus Hadi Waluyo Herry Heryawan kenaikan jabatan prabowo subianto