Israel "Takut" Layangan Anak Gaza: Disamakan Drone dan Ancaman Perang, Dalih Lanjutkan Agresi?

Almasrifah • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:55 WIB
Menteri Pertahanan Israel menganggap layang-layang mainan anak Gaza yang jatuh di daratan Israel sebagai tindakan perang. (aljaazerah)
Menteri Pertahanan Israel menganggap layang-layang mainan anak Gaza yang jatuh di daratan Israel sebagai tindakan perang. (aljaazerah)

KALTIMPOST.ID, Layang-layang yang terbang melintasi Jalur Gaza menuju wilayah Israel memicu respons keras pemerintah Israel.

Sedikitnya empat layang-layang dilaporkan terbang dan mendarat di kawasan Nahal Oz dalam beberapa hari terakhir.

Meski faktanya, militer Israel pun telah menyatakan tidak menemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan pada layang-layang tersebut.

Namun, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz tetap memerintahkan militernya memberikan respons tegas terhadap setiap benda yang diluncurkan dari Gaza.

Baca Juga: ENR Resmi Tersangka, Indikasi Narkoba Didalami usai Tabrak Korban hingga Tewas saat Mabuk

“Perlakukan sebuah balon seperti layang-layang, dan perlakukan sebuah layang-layang seperti drone,” kata Katz, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (25/8/2026).

Ia menyatakan setiap peluncuran dari Gaza akan dianggap sebagai “tindakan perang”.

Pemerintah Israel juga memperingatkan Hamas akan meningkatkan serangan apabila peluncuran layang-layang, balon, maupun drone terus terjadi.

Baca Juga: Penyebab Sukhoi Tergelincir saat Test Flight: Rem Tak Berfungsi Optimal, Keluar Landasan 30 Meter

Israel bahkan mengancam mengambil tindakan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab serta kawasan yang disebut digunakan sebagai lokasi peluncuran.

Sementara itu, Hamas membantah terlibat dalam peluncuran tersebut.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem menyebut, layang-layang itu merupakan mainan anak-anak yang diterbangkan dari kamp pengungsian di Gaza.

“Ancaman ini, yang didasarkan pada dalih-dalih yang dibuat-buat, merupakan upaya untuk membenarkan kelanjutan agresi dan pelanggaran terhadap rakyat kami, bahkan sampai mengancam anak-anak di Gaza,” kata Qassem. (*)

Editor : Almasrifah
militer israel Israel layang-layang gaza hamas