PALANGKA RAYA – Di tengah kabut asap yang terjadi di Kalimantan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng menggelar razia pajak kendaraan bermotor.
Hal ini menuai sorotan dari masyarakat. Sebab, waktu pelaksanaan raizia tersebut dinilai kurang tepat mengingat situasi masyarakat yang menghadapi dampak kualitas udara buruk yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Razia pajak di tengah kondisi masyarakat yang sedang terdampak seperti sekarang rasanya kurang tepat dan kurang berempati. Harusnya bisa meringankan kesulitan masyarakat, bukan justru menambah beban mereka,” demikian salah satu kritik yang beredar di media sosial.
Dalam pelaksanaan razia, selain melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, petugas juga membagikan masker kepada pengendara yang melintas setelah menjalani pemeriksaan.
Baca Juga: Karhutla Kutim Meluas, Masyarakat hingga Perusahaan Pemilik Lahan Bakal Diperiksa Polisi
Meski demikian, kegiatan tersebut tetap menuai perdebatan karena kurang berempati pada situasi terkini.
Terkait hal tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran angkat bicara terkait razia pajak kendaraan bermotor yang digelar di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya.
Baca Juga: Siapa Calon Ketum PBNU 2026? 7 Nama Menguat Jelang Muktamar NU di Jombang
Agustiar mengaku belum mengetahui secara detail alasan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng menggelar penertiban pajak kendaraan pada saat masyarakat tengah menghadapi kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap.
“Terkait Bapenda melakukan razia, kami kurang tahu. Karena tentunya dengan situasi saat ini, mungkin menyangkut pendapatan asli daerah. Coba nanti konfirmasi ya,” kata Agustiar usai melaksanakan Salat Istisqa di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (23/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar saat dimintai tanggapan mengenai razia pajak kendaraan bermotor yang digelar di Jalan Garuda, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Penertiban tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya petugas UPT Samsat Palangka Raya, Ditlantas Polda Kalteng, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.
Editor : Thomas Priyandoko
Sumber : Kalteng Pos