KALTIMPOST.ID, SINGARAJA — Nama AKBP Mellysa Amalia kini menempati posisi penting di jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. Perwira kelahiran Buleleng itu dipercaya menjadi Kapolres Lombok Barat sejak 24 Juni 2026.
Jabatan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan panjang Mellysa di institusi Polri. Sebelum memimpin satuan kewilayahan di Lombok Barat, ia telah melewati beragam penugasan, mulai dari fungsi operasional, lalu lintas, kepolisian sektor, hingga bidang sumber daya manusia dan pendidikan.
Mellysa merupakan alumni SMA Negeri 4 Singaraja. Ia tercatat sebagai siswa angkatan 1995-1998 sebelum kemudian melanjutkan pendidikan dan memilih jalur pengabdian sebagai anggota Polri.
Baca Juga: Profil Komjen Syahardiantono yang Bikin Heboh DPR: Kabareskrim Calon Kuat Pengganti Kapolri
Memulai dari Polres Sragen
Setelah menyelesaikan pendidikan Akademi Kepolisian pada 2006, Mellysa mendapat penempatan awal sebagai Perwira Pertama Polwil Surakarta pada Januari 2007.
Kariernya kemudian banyak ditempa melalui penugasan di Polres Sragen. Di sana, ia pernah menjadi Kepala SPK III, sebelum berpindah ke fungsi reserse kriminal dengan menangani unit RPK dan Perlindungan Perempuan dan Anak.
Pengalaman di lapangan terus bertambah ketika Mellysa masuk ke fungsi lalu lintas. Sejumlah jabatan pernah dipercayakan kepadanya, termasuk Kaur Regident Satlantas, Kanit Laka, hingga Kanitregident Satlantas Polres Sragen.
Dari pengalaman tersebut, perjalanan kariernya berlanjut ke tingkat kewilayahan. Pada 2012, Mellysa dipercaya menjadi Kapolsek Bulakamba Polres Brebes, Jawa Tengah.
Karier Berlanjut di Jawa Timur
Babak berikutnya membawa Mellysa ke lingkungan Polda Jawa Timur.
Ia pernah bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, kemudian dipercaya menjadi Kasat Lantas Polres Jombang dan Kasat Lantas Polres Pasuruan.
Setelah cukup lama berkecimpung dalam fungsi lalu lintas, Mellysa mendapat tugas sebagai Wakapolsek Sukun Polres Malang Kota. Karier kewilayahannya kemudian berlanjut dengan jabatan Kapolsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Memasuki 2020, arah penugasannya mulai bergeser ke bidang pembinaan personel. Ia dipercaya menduduki sejumlah posisi di lingkungan SDM Polda Jawa Timur.
Perjalanan tersebut kemudian mempertemukannya dengan dunia pendidikan dan pelatihan Polri. Mellysa bertugas di lingkungan Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri hingga dipercaya menjadi Kabag Diklat pada 2025.
Baca Juga: Pesan Listyo Sigit untuk Calon Kapolri: 4 Komjen Penerus Berdasarkan Usia Pensiun dan Pengalaman
Setahun setelahnya, penugasan baru datang. Mellysa mendapat kepercayaan memimpin Polres Lombok Barat sebagai Kapolres.
Pendidikan yang Terus Dikembangkan
Perjalanan kedinasan Mellysa juga dibarengi dengan pengembangan pendidikan.
Ia merupakan lulusan Akpol 2006 dan PTIK 2014. Pada 2022, Mellysa mengikuti pendidikan Sesko AU.
Di bidang akademik, ia menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Slamet Riyadi Surakarta pada 2009. Pendidikan magister kemudian ditempuh di Universitas Airlangga Surabaya dan selesai pada 2018.
Sejumlah pendidikan pengembangan spesialisasi juga pernah diikutinya, antara lain bidang rekayasa lalu lintas, manajemen sumber daya manusia, hingga kompetensi pendidik Polri.
Pangkat AKBP Sejak 2024
Kenaikan tanggung jawab Mellysa berjalan seiring dengan perjalanan pangkatnya.
Ia menyandang Ipda pada 2006, kemudian Iptu pada 2010, AKP pada 2013 dan Kompol pada 2020. Pada Januari 2024, pangkatnya meningkat menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP.
Selain jabatan dan pangkat, pengabdian Mellysa juga mendapat sejumlah penghargaan. Di antaranya Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2015, Satyalancana Ksatria Bhayangkara pada 2021, serta Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2023.
Baca Juga: Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Irjen Pol Herry Heryawan Bakal Bintang Tiga
Dari Drumer hingga Kapolres
Ada sisi lain dari sosok Mellysa yang menarik perhatian ketika menengok masa sekolahnya di Singaraja.
Jauh sebelum mengenakan seragam perwira dan memimpin kepolisian di Lombok Barat, ia dikenal sebagai siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan.
Mellysa pernah menjadi drumer ladies band, bergabung dalam tim basket, hingga mengikuti lomba gerak jalan putri sepanjang 17 kilometer dalam rangka peringatan HUT RI.
Kini, perjalanan puluhan tahun itu membawanya ke posisi strategis sebagai Kapolres Lombok Barat.
Bagi almamaternya, perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas dan pengalaman yang dibangun sejak masa sekolah dapat menjadi bagian dari proses panjang menuju dunia pengabdian.
Baca Juga: Siapa Calon Ketum PBNU 2026? 7 Nama Menguat Jelang Muktamar NU di Jombang
Mellysa menjadi salah satu alumni SMA Negeri 4 Singaraja yang melanjutkan perjalanan hingga memegang amanah kepemimpinan di institusi kepolisian.
Kisahnya sekaligus menjadi bagian dari momentum HUT ke-37 SMA Negeri 4 Singaraja pada 1 Juli 2026.
Dari Singaraja, perjalanan seorang siswi yang dahulu aktif di bidang musik dan olahraga kini berlanjut sebagai perwira Polri yang dipercaya memimpin Polres Lombok Barat.
Editor : Uways Alqadrie