BMKG Rilis Peringatan Gelombang Tinggi 4 Meter Hingga 8 September 2026

Ilmidza • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 18:07 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi. (Pinterest)
Ilustrasi gelombang tinggi. (Pinterest)

KALTIMPOST.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diperkirakan berlangsung pada 5 hingga 8 September 2026. Menurut BMKG, pergerakan angin kencang menjadi pemicu utama meningkatnya tinggi gelombang di perairan Nusantara.

​Pola pergerakan angin di kawasan utara Indonesia bertiup dari arah tenggara ke barat daya dengan kecepatan 8–23 knot. Sementara itu, wilayah selatan didominasi angin dari timur menuju tenggara yang berkecepatan 15–37 knot. Wilayah Samudra Hindia dari barat Bengkulu, Lampung, hingga selatan Banten mencatatkan laju angin tertinggi.

Wilayah Berpotensi Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 Meter)

Wilayah Berpotensi Gelombang Tinggi (2,5 – 4 Meter)

Panduan Keselamatan Pelayaran

BMKG meminta pengguna moda transportasi laut untuk memperhitungkan batas aman operasional berikut:

​Warga yang bermukim maupun beraktivitas di sekitar wilayah pesisir diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan selama periode ini.

Editor : Ilmidza
prakiraan cuaca bmkg gelombang tinggi