Zulhas Tegaskan Kasus Keracunan MBG Murni Kelalaian Petugas SPPG!

Ilmidza • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 21:23 WIB
Menko Zulhas. (Jawa Pos)
Menko Zulhas. (Jawa Pos)

KALTIMPOST.ID, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa kasus keracunan yang menimpa 748 penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) murni dipicu oleh kelalaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat mendistribusikan makanan.

​Zulhas membeberkan bahwa hasil evaluasi menunjukkan fasilitas dapur MBG sebenarnya sudah memenuhi standar. Namun, ketidakdisiplinan petugas dalam prosedur pengiriman menjadi penyebab utama hidangan tercemar.

​"Karena gini, dapur bagus, semua bagus, tapi budaya, budaya ya. Misalnya masak, harusnya dikirim jam 6, mungkin bangunnya kesiangan, dikirimnya jam 11 (siang) itu menimbulkan keracunan, kalau masak jam 6, makannya jam 11," kata Zulhas di Bandar Lampung.

 

Dua Bentuk Kelalaian Utama SPPG

​Mengingat program ini menyasar hingga 60 juta penerima manfaat, Zulhas meminta penindakan tegas tanpa toleransi kepada seluruh pihak yang lalai maupun sengaja melanggar aturan.

​"Itu kan murni kesalahan manusia, bisa juga kelalaian atau sengaja. Saya minta ditindak tegas, enggak boleh ada toleransi. Kita tidak boleh mempertaruhkan anak kita, walaupun satu orang keracunan, kalau yang enggak disiplin, yang lalai, ganti," tegasnya.

​Zulhas menambahkan, sanksi tegas akan disesuaikan dengan tingkat kesalahan. Jika terbukti lalai, petugas akan dipecat, dan bila ditemukan unsur kesengajaan, kasus tersebut akan diseret ke jalur hukum.

Langkah Evaluasi BGN di Sidoarjo

Secara terpisah, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Majelis Jenderal TNI Trenggono, mengonfirmasi bahwa mayoritas santri yang terdampak di Sidoarjo telah pulih dan kembali ke pondok pesantren.

​Guna mengusut tuntas insiden tersebut, BGN mengambil tindakan berikut:

Editor : Ilmidza
zulhas Keracunan Makanan Bergizi Gratis