KALTIMPOST.ID, Kementerian Perhubungan menyiagakan tiga bandara cadangan guna mengalihkan arus penerbangan yang terganggu oleh paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Tiga lokasi yang disiapkan meliputi Bandara Kertajati (BIJB), Bandara Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Juanda Surabaya. Langkah ini diambil guna mengakomodasi tingginya kebutuhan mobilitas udara masyarakat menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Menteri Perhubungan Dudi Prawagandhi menjelaskan bahwa pihak maskapai diperbolehkan mengalihkan rute ke bandara lain di luar area terdampak, selama faktor cuaca dan keselamatan terpenuhi. Sebagai contoh, dua penerbangan Garuda Indonesia dari Arab Saudi (Jeddah dan Madinah) telah berhasil dialihkan dan mendarat di Bandara Kertajati. Hasil pengujian paper test menunjukkan Bandara Kertajati masih aman dari abu vulkanik, meski maskapai tetap diminta bersiap jika terjadi perubahan arah angin secara mendadak.
Di sisi lain, erupsi ini memaksa pemerintah menghentikan sementara operasional enam bandara:
- Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
- Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
- Bandara Radin Inten II (Lampung)
- Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan)
- Bandara Budiarto (Curug)
- Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
Evaluasi dan pemantauan kondisi wilayah udara terus dilakukan secara berkala melalui koordinasi bersama BMKG, PVMBG, AirNav, pengelola bandara, serta pihak maskapai.
Editor : Ilmidza