Sosok Rudy Ariffin, Mantan Gubernur Kalsel yang Kini Berpulang

Hernawati • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:50 WIB
Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin.
Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin.

KALTIMPOST.ID, Mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Rudy Ariffin meninggal dunia pada Minggu (6/9) pukul 11.00 WITA.

Mantan Gubernur Kalsel periode 2005 hingga 2015 tersebut tutup usia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Amanah Medical Centre Banjarmasin sejak Sabtu (5/9/2026).

Duka mendalam pun dirasakan keluarga, kerabat, jajaran Pemerintahan, hingga warga Kalimantan Selatan.

Ayah dari mantan Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti sekaligus mertua dari designer ternama Indonesia Vivi Zubedi itu dikenal sebagai sosok karismatik.

Pemilik nama lengkap Drs. H. Rudy Ariffin, M.B.A yang lahir di Banjarmasin, 17 Agustus 1953 ini tumbuh dalam lingkungan pendidikan dan pemerintahan yang kemudian membentuk perjalanan kariernya. 

Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia, Sempat Dua Periode Menjabat

Ia menempuh pendidikan mulai dari SR Negeri Barabai, SMP dan SMA di Banjarmasin, kemudian APDN Banjarbaru.

Pendidikan formalnya dilanjutkan di Fakultas Sosial Politik Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Karier pemerintahan Rudy Ariffin dimulai pada era ketika dirinya masih relatif muda. 

Ia tercatat mengawali perjalanan sebagai Mantri Pamong Praja (MPP) Kecamatan Sungai Tabuk pada 1979–1982. 

Setelah itu, berbagai jabatan birokrasi dijalaninya, mulai dari lingkungan BP-7, bidang pendidikan dan pelatihan, hingga kemudian dipercaya menduduki posisi Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pendapatan Kalsel dan Kepala Biro Keuangan Setda Kalsel.

Pengalaman birokrasi tersebut kemudian mengantarkannya menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar pada 1997–2000.

Dari posisi tersebut, Rudy memasuki babak baru sebagai kepala daerah.

Pengalaman memimpin pemerintahan kabupaten menjadi modal penting ketika Rudy kemudian maju dalam kontestasi politik tingkat provinsi.

Pada 2005, Rudy bersama HM Rosehan Noor Bahri memenangkan Pilkada Kalsel dan kemudian dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur untuk periode 2005–2010.

Lima tahun kemudian, Rudy kembali maju dalam Pilkada Kalsel 2010. Kali ini ia berpasangan dengan Rudy Resnawan.

Pasangan tersebut kembali memenangkan pemilihan sehingga Rudy Ariffin menjadi gubernur untuk periode kedua, 2010–2015. 

Dengan demikian, Rudy menjadi salah satu kepala daerah Kalsel yang memiliki pengalaman relatif lengkap: birokrat, sekretaris daerah, bupati, hingga gubernur dua periode.

Beberapa capaian yang dihasilkan dari kepemimpinan Rudy Ariffin antara lain, menuntaskan pengerukan alur ambang sungai Barito, mendorong PLN membangun PLTU 2X 65 Megawatt di Asam-asam untuk mengatasi byar pet listrik di wilayah Kalselteng, membangun pusat perkantoran Pemerintah Provinsi di Banjarbaru, membangun industri besi baja, dan berhasil membawa APBD Kalimantan Selatan menembus angka RP. 2,2 Triliun. 

Selain itu, hal yang dirasa paling menggembirakan bagi masyarakat adalah melarang truk batubara melintasi jalan negara sesuai Perda No. 3 Tahun 2008.

Editor : Hernawati
mantan gubernur kalsel rudy ariffin sosok rudy ariffin kalsel