Imbas Erupsi Anak Krakatau, KAI Daop 8 Operasikan KA Tambahan dan Perbesar Kapasitas ke Jakarta

Ilmidza • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 18:14 WIB
Ilustrasi perjalanan kereta api. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)
Ilustrasi perjalanan kereta api. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)

KALTIMPOST.ID, Menanggapi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat akibat gangguan penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengambil langkah cepat. KAI resmi menambah perjalanan kereta api dan memperbesar kapasitas rangkaian menuju Jakarta pada Minggu (6/9).

​Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengonfirmasi bahwa penyesuaian layanan ini ditujukan untuk memberikan kepastian moda transportasi yang aman serta mengakomodasi lonjakan penumpang dari Jawa Timur menuju ibu kota.

​"Sebagai bentuk respons terhadap kondisi yang terjadi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian layanan dengan mengoperasikan satu KA tambahan dari Malang serta meningkatkan kapasitas pada dua KA keberangkatan dari Surabaya Pasarturi," terang Mahendro, Minggu (6/9).

​Untuk wilayah Malang, KAI mengoperasikan KA Gajayana Tambahan relasi Stasiun Malang–Stasiun Gambir yang diberangkatkan pukul 20.15 WIB. Langkah ini menjadi angin segar bagi warga Malang Raya yang membutuhkan akses cepat ke Jakarta.

​Sementara dari Stasiun Surabaya Pasarturi, KAI mempertebal kapasitas pada dua kereta favorit:

​Langkah taktis penambahan moda darat ini juga disiapkan di titik sentral Jawa Tengah dan DIY. Di Yogyakarta, KA Tambahan relasi Yogyakarta–Gambir diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB. Sedangkan dari Semarang, KA Tambahan Gumarang tujuan Jakarta dilepas pukul 20.15 WIB dengan formasi 5 kereta eksekutif dan 4 kereta ekonomi.

​Mengantisipasi sebaran debu halus vulkanik di jalur perjalanan, KAI Daop 8 mengimbau seluruh penumpang untuk tetap memperhatikan kesehatan dengan memakai masker selama perjalanan.

​"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama KAI dalam setiap perjalanan. Setiap penyesuaian operasional maupun penambahan kapasitas dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapan operasional," tegas Mahendro.

​KAI meminta calon penumpang untuk memesan tiket secara mandiri melalui kanal resmi dan datang lebih awal ke stasiun agar proses pemeriksaan dokumen serta boarding berjalan lancar.

Editor : Ilmidza
abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau